“Alhasil aktivitas warga terganggu, apalagi anak-anak sekolah yang saat ini sedang ujian, mereka banyak yang tidak bisa sekolah karena akses terbatas dan kondisi kesehatan tidak stabil,” ungkapnya.
Ia menegaskan, bantuan pangan dan logistik dari PT Timah Tbk sangat mendesak dan sangat membantu masyarakat.
Salah satu penerima bantuan, Firda, warga Kelurahan Rejosari, menceritakan kerusakan yang dialami rumahnya.
“Banjir membuat keramik rumah kami pecah-pecah, dan anak-anak banyak yang gatal-gatal karena air banjir. Air masuk hampir setiap hari, jadi kami terus membersihkan rumah agar tidak semakin rusak. Alhamdulillah hari ini PT Timah Tbk memberikan bantuan sembako, ini sangat meringankan beban kami,” tuturnya.
Diketahui, total bantuan yang telah disalurkan PT Timah Tbk di Pangkalpinang dalam dua hari mencapai 830 paket sembako (500 paket pada 10/12/2025 dan 330 paket pada 9/12/2025 di Opas Indah). PT Timah Tbk juga memberikan bantuan serupa di Kabupaten Bangka Barat dan Kabupaten Bangka. (*/rdi)





