Ia menambahkan, selama ini kolam di lingkungan pesantren yang biasanya digunakan untuk berwudu dan kegiatan santri di sore hari belum dimanfaatkan maksimal karena jumlah ikannya sedikit. “Jarang ada yang memancing. Jadi, kami sangat senang kalau ada kegiatan seperti ini dan semoga bisa terus dilanjutkan karena membawa dampak positif,” harapnya.
Mengembalikan Fungsi Ekologis Kolong
Manajer PPS Alobi, Endi R. Yusuf, menjelaskan bahwa penebaran bibit ikan, khususnya ikan endemik, merupakan upaya berkelanjutan dalam mengembalikan fungsi ekologis kolong eks tambang agar kembali produktif dan menjadi habitat alami bagi biota air.
“Hari ini kami melakukan pelepasliaran lebih dari seribu ikan endemik Bangka di kolam pesantren ini. Harapannya, ikan-ikan ini bisa berkembang biak dan menjadi bagian dari ekosistem baru,” ujar Endi.
Ia menekankan pentingnya kolaborasi berkelanjutan antara PT Timah Tbk dan pihak lain agar lahan pascatambang tidak dibiarkan begitu saja, tetapi dioptimalkan menjadi ekosistem yang bermanfaat dan memberikan nilai tambah bagi masyarakat sekitar.
Melalui kegiatan ini, PT Timah Tbk menegaskan komitmennya dalam mendukung optimalisasi lahan pascatambang, pelestarian lingkungan, sekaligus pemberdayaan ekonomi masyarakat. (*/ms)
Baca juga: PT Timah Bantu Biaya Operasi dan Obat Non-BPJS Ravael, Pejuang Kanker Asal Mentok









