Maigus Nasir Buka MTQN di Padang Selatan: Jadikan Alquran Dasar Pembentukan Generasi Cerdas dan Berkarakter

Pembukaan MTQN ke-43 kec Padang Selatan. (Foto Prokopim Padang).
Pembukaan MTQN ke-43 kec Padang Selatan. (Foto Prokopim Padang).

PADANG, Jurnalterkini.id — Wakil Wali Kota Padang sekaligus Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran Kota Padang, Maigus Nasir, secara resmi membuka pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran Nasional ke‑42 tingkat Kecamatan Padang Selatan.

Upacara pembukaan berlangsung meriah di halaman Sekolah Dasar Negeri 31 Teluk Bayur, Kelurahan Rawang, Sabtu (30/5/2026), diawali dengan pawai keliling yang diikuti seluruh kontingen peserta dari 12 wilayah kelurahan. Kegiatan berlangsung selama dua hari, hingga tanggal 31 Mei 2026.

Bacaan Lainnya

Lebih dari 200 peserta mengikuti berbagai cabang perlombaan yang disediakan, meliputi tilawah untuk berbagai kelompok usia mulai dari tingkat taman kanak‑kanak hingga dewasa, syarhil quran, fahmil quran, lomba berkhotbah, mengumandangkan azan, menghafal ayat suci, hingga cabang tartil.

Rangkaian kegiatan ini ditetapkan sebagai sarana utama pembinaan, peningkatan kualitas bacaan, serta pendalaman makna dan isi kandungan kitab suci Alquran.

Dalam sambutannya, Maigus Nasir menegaskan pemahaman penting bahwa ajang ini sama sekali bukan sekadar perlombaan atau pertunjukan kemampuan membaca semata.

Makna dan tujuan sesungguhnya jauh lebih dalam, yakni wahana strategis menanamkan nilai‑nilai keislaman, membentuk kepribadian mulia, serta membangun ketahanan iman generasi muda.

“Bagi pemerintah kota, kegiatan ini sangat sejalan dengan visi besar kita mewujudkan Padang sebagai kota cerdas, sehat, maju, namun senantiasa berpijak kokoh di atas landasan agama dan budaya luhur. Ini juga wujud nyata pelaksanaan program unggulan seperti Smart Surau dan Padang Juara, di mana kita mengembalikan fungsi tempat ibadah menjadi pusat kegiatan positif, pembelajaran, dan pembentukan karakter, serta mendorong lahirnya anak‑anak berprestasi yang berakhlak terpuji,” ujar Maigus dalam arahannya.

Ia memuji kesiapan penyelenggaraan dan semangat kebersamaan yang tampak jelas.

Keberhasilan terselenggaranya kegiatan berskala kecamatan ini dinilai buah kerja sama padu antara unsur pemerintah, lembaga terkait, wakil rakyat, tokoh masyarakat, kalangan pengusaha, hingga perangkat pemerintahan tingkat bawah.

Sinergi tersebut disebutnya sebagai kekuatan modal utama yang menjamin setiap program berjalan lancar dan bermanfaat luas.

Momentum ini sekaligus dimanfaatkan untuk menyampaikan persiapan tahap selanjutnya.

Maigus mengingatkan seluruh pihak bahwa pelaksanaan MTQ tingkat kota direncanakan digelar pada bulan September tahun 2026 mendatang, di mana seluruh jenis cabang yang diperlombakan dalam skala nasional akan dihadirkan sepenuhnya. Oleh sebab itu, penjaringan dan pembinaan sejak tingkat kecamatan menjadi langkah sangat penting dan tak tergantikan.

“Kita sedang menyiapkan langkah jauh ke depan. Sasaran kita jelas: MTQ tingkat Provinsi Sumatera Barat tahun 2027. Maka dari itu, mulai saat ini setiap wilayah harus giat mencari, melatih, dan mematangkan kafilah terbaiknya. Apa yang kita tanam dan latih sekarang, itulah yang akan kita tuai nanti sebagai wakil daerah yang akan membawa nama baik Kota Padang bersaing dengan kekuatan kabupaten dan kota lain se‑Sumatera Barat,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana sekaligus Anggota DPRD Kota Padang, Amril Amin, menyampaikan rasa terima kasih mendalam atas dukungan dan partisipasi yang luar biasa.

Ia menjelaskan tema besar yang diusung tahun ini: “Dengan Alquran Kita Wujudkan Generasi Berakhlak Mulia, Cerdas dan Berprestasi”.

Tema tersebut mengandung pesan utama bahwa kemajuan dan keunggulan hanya akan bernilai abadi apabila didasari oleh nilai‑nilai suci Alquran. Kegiatan ini tidak sekadar mencari pemenang, melainkan upaya nyata mendekatkan kitab suci ke tengah kehidupan masyarakat, memahami isinya, dan mengamalkannya dalam keseharian.

“Harapan kami, peserta yang terpilih mewakili kecamatan ini nantinya tidak hanya unggul dalam cara baca, tetapi juga memahami makna, mampu menyampaikan isi pesan, serta menjadi teladan perilaku baik di lingkungan masing‑masing. Inilah hakikat kemenangan sesungguhnya,” tambah Amril.

Acara pembukaan dihadiri pula oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Padang Yasril, Camat Padang Selatan Wilman Muchtar, jajaran unsur pimpinan keamanan wilayah, Kepala Urusan Agama Kecamatan, para lurah, serta seluruh pengurus lembaga kemasyarakatan dan perwakilan warga.

Kehadiran para pemimpin daerah dan tokoh menegaskan kembali bahwa pembinaan keagamaan dan pembentukan karakter generasi muda menempati prioritas tertinggi dalam agenda pembangunan Kota Padang.

Total Views: 6

Pos terkait