Irjen Pol Agung menyampaikan 3 agenda utamanya dalam menjalankan arahan Bapak Presiden Jokowi, Bapak Kapolri dan Ketua Satgas Covid-19, pada hari Jumat 18 September lalu yaitu :
- Menurunkan jumlah angka penularan covid19, di Provinsi Riau terlihat trend data menurunnya jumlah hasil swab PCR positif dengan jumlah sampling PCR yang sama. Hal ini berkat kerja sama yang baik antara Polda Riau, instansi pemerintah terkait dan masyarakat, didalam menekan angka kasus penularan Covid19, melalui upaya pendisiplinan masyarakat, 3M (memakai masker, menjaga jarak aman, dan mencuci tangan) dan dari pihak pemerintah 3T (testing, tracing treatment)
“Sekali lagi saya sampaikan, kepada seluruh masyarakat Riau, agar patuh dan disiplin menjalankan PSBM di wilayah yang ditentukan, jangan berkumpul-kumpul dulu, kita sedang berperang melawan covid-19, dukung arahan aparat kami yang ada di lapangan melalui operasi yustisia, semua ini untuk kebaikan masyarakat propinsi Riau”, ujar Agung.
- Meningkatkan jumlah angka kesembuhan, juga dari data yang ada jumlah pasien positif yang sembuh meningkat dari hari ke hari di wilayah Riau, dengan menerapkan tata laksana penanganan pasien positif Covid-19 tanpa gejala maupun bergejala ringan yang harus diisolasi, bagaimana agar kondisi pasien tidak memburuk, butuh intervensi apa yang dibutuhkan, obat apa yang harus disediakan, vitamin dan supermen apa kita pastikan harus tersedia untuk meningkatkan angka kesembuhan. Provinsi Riau sampai dengan tanggal 18 September 2020 lalu, memiliki kapasitas 1200 kamar tidur isolasi, dan terisi 70 persennya, atau masih cukup tersedia 354 kamar utk isolasi. Jika dibutuhkan tambahan ruang isolasi, kita juga sudah siapkan 9 hotel dengan kapasitas 1600 tempat tidur. Namun saya harap kamar isolasi ini tidak perlu ditambah atau digunakan lagi apabila masyarakat mau mendukung dan disiplin 3M.
Pasien positif covid19 tanpa gejala atau bergejala ringan membutuhkan intervensi vitamin dan suplemen serta imunomodulator, kami siapkan vit C, vit D, Zinc, Stimuno dan lain sebagainya. - Menurunkan jumlah angka kematian pasien positif covid19, yang juga terlihat di Riau mulai menurun dari hari ke hari. Memastikan penanganan pasien Covid-19 di RS, baik gejala sedang, berat dan parah, itupun harus dipastikan obat-obatan dan peralatan medis yang dibutuhkan harus tersedia, kapasitas dan managemen ruang icu dan fasilitas ventilator untuk covid19 harus mencukupi dan dikelola dengan baik, jumlah dokter dan tenaga medis lain yang siap melayani pasien juga dipastikan, untuk menekan angka kematian di wilayah Pekanbaru. Kita memiliki 3,376 dokter dan 48 RS Rujukan Covid19 di Propinsi Riau. (rilis)





