Refleksi Hari Kesaktian Pancasila, Pemkab Pamekasan Dorong Keadilan Sosial

Oplus_16908288

Pamekasan, Jurnal Terkini – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan menggelar Upacara Hari Kesaktian Pancasila di Lapangan Nagara Bhakti Mandhapa Aghung Ronggosukowati, Rabu (1/10/2025) pagi.

Bupati Pamekasan KH. Kholilurrahman bertindak sebagai Inspektur Upacara, didampingi jajaran Forkopimda, para kepala OPD, serta para veteran yang turut hadir sebagai tamu kehormatan. Upacara tahun ini mengangkat tema “Pancasila Perekat Bangsa Menuju Indonesia Raya”.

Dalam keterangannya, Bupati Kholil menyampaikan rasa syukur atas kelancaran upacara yang berlangsung khidmat.

Ia menekankan, peringatan Hari Kesaktian Pancasila tidak boleh berhenti pada prosesi seremonial, melainkan harus diwujudkan dalam praktik nyata kehidupan sehari-hari.

“Pancasila jangan hanya diperingati sebatas seremoni, tetapi harus diamalkan dengan baik. Menghormati dan menghayati Pancasila bukan sekadar menghafal, melainkan membuktikan lewat pengamalan dalam kehidupan,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Bupati Kholil mencontohkan beberapa langkah nyata yang dilakukan Pemkab Pamekasan dalam mengaplikasikan nilai Pancasila melalui program pembangunan. 

Salah satunya, program pendirian rumah jompo yang menurutnya selaras dengan sila kedua, Kemanusiaan yang adil dan beradab.

“Program rumah jompo ini adalah wujud kepedulian terhadap kemanusiaan. Ini salah satu bentuk pengamalan Pancasila yang kami coba hadirkan untuk masyarakat,” jelasnya.

Selain itu, Bupati juga menyinggung upaya pemerataan pembangunan antar wilayah di Pamekasan. Ia menyebutkan pengadaan mobil tangki multifungsi sebagai contoh implementasi sila kelima, Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. 

Mobil tersebut tidak hanya difungsikan untuk kebutuhan air bersih warga, tetapi juga dapat digunakan sebagai armada pemadam kebakaran darurat.

“Kami ingin mengurangi ketimpangan antara wilayah selatan dan utara. Mobil tangki multifungsi ini hadir untuk memastikan kebutuhan masyarakat bisa terlayani dengan adil,” tutur Kholil.

Menurutnya, jika nilai-nilai luhur Pancasila benar-benar diamalkan, maka Pamekasan akan lebih mudah menyelesaikan tantangan sosial yang kompleks dan membangun persatuan yang kokoh di tengah keberagaman masyarakatnya.

Total Views: 510

Pos terkait