Solidaritas Peringati 7 Hari Meninggalnya Affan Kurniawan, Polres dan Ojol Demak Gelar Doa Bersama

Demak, jurnalterkini.id – Suasana khidmat menyelimuti Masjid Uswatun Hasanah di Mapolres Demak, Kamis siang, 4 September 2025. Puluhan pengemudi ojek online (ojol) bersama jajaran kepolisian menggelar doa bersama memperingati tujuh hari wafatnya Affan Kurniawan, seorang driver ojol yang meninggal dunia saat mengikuti aksi unjuk rasa di Jakarta, akhir Agustus lalu.

Bacaan Lainnya

Acara yang berlangsung selepas salat Dzuhur itu diikuti oleh sedikitnya 68 pengemudi ojol yang tergabung dalam komunitas Keluarga Besar Driver Online Demak (KBDOD). Mereka membacakan surat Yasin, tahlil, dan doa bersama untuk almarhum Affan.

Kapolres Demak, AKBP Ari Cahya Nugraha, menyebut kegiatan ini bukan sekadar bentuk belasungkawa, tetapi juga simbol empati dan solidaritas.

“Melalui doa bersama ini, kita memohonkan yang terbaik untuk almarhum Affan Kurniawan. Semoga beliau mendapat tempat terbaik di sisi-Nya,” ujar Ari kepada awak media usai acara.

Menurutnya, peran para pengemudi ojol dalam kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat semakin signifikan. Oleh karena itu, ia menilai penting membangun hubungan yang harmonis antara kepolisian dan komunitas ojol.

Sebagai bentuk nyata kepedulian, Polres Demak juga membagikan paket beras dan nasi kotak kepada para pengemudi ojol yang hadir.

“Kami ingin hadir di tengah masyarakat bukan hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga untuk berbagi dan peduli,” kata Ari. Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) agar Kabupaten Demak tetap kondusif.

Febry Tamtama Novarino, perwakilan komunitas KBDOD, mengapresiasi inisiatif Polres Demak yang dianggap mencerminkan rasa empati yang mendalam.

“Kegiatan ini menjadi bukti bahwa sinergi antara kepolisian dan masyarakat benar-benar nyata. Kami merasa dihargai dan didukung,” ujarnya.

“Kami semua mendoakan almarhum Affan Kurniawan. Semoga amal ibadahnya diterima Allah SWT. Kami juga berharap situasi di Demak tetap aman dan damai meski peristiwa terjadi di Jakarta.”

Doa bersama ini menjadi momentum refleksi bersama—bahwa keamanan dan solidaritas sosial tidak hanya dibangun melalui patroli dan regulasi, tetapi juga lewat empati dan kebersamaan.
(M_E./PH)

Total Views: 437

Pos terkait