Sementara itu Dedek Prayudi Officer Operasi dan Pelayanan Pelni Tanjung Balai Karimun ketika dikonfirmasi Batam Pos membenarkan, untuk stimulus ekonomi diskon tiket kapal Pelni 50 persen kuotanya sudah habis. Termasuk, KM Kelud untuk tujuan Tanjungpriok (Jakarta) maupun Belawan (Medan).
” Pekan lalu sudah habis, jadi sekarang harga normal. Walaupun, belum sampai batas waktu 31 Juli nanti. Itu kebijakan pusat, jadi kita (Pelni Karimun) hanya menjalankan saja dan memberikan pengertian kepada masyarakat,” terangnya.
Selama diskon 50 persen harga tiket, terjadi lonjakan jumlah penumpang yang kebetulan musim liburan. Artinya, penumpang yang berangkat dari Karimun ke Tanjungpriok maupun Belawan maupun tiba terjadi kenaikkan cukup signifikan. Seperti tanggal 23 Juli lalu tujuan Tanjungpriok penumpang yang naik 214 orang dan yang turun 212 orang.
” Peak seasonnya tadi (Rabu) dari Tanjungpriok cukup banyak yang naik maupun turun. Tapi, untuk tanggal keberangkatan 27 juli tujuan Belawan sedikit hanya yang turun penumpang banyak ada 308 orang. Kemudian, tujuan Tanjungpriok 30 Juli sudah kembali normal hanya yang turun disini diatas 100 orang,” kata pria berkulit sawo matang ini.
Sedangkan, pantauan dilapangan para calon penumpang yang akan berangkat tujuan Tanjungpriok antri menaiki kapal KM Ganda Nusantara 07 dan 08 menuju KM Kelud yang tidak dapat sandar dipelabuhan domestik Tanjungbalai Karimun.
” Alhamdulillah, kemarin beli tiket dapat diskon 50 persen bang. Tak apalah non-seat pun jadi, kan tetap dapat makan juga nanti,” ucap Sinta warga Teluk Air.(red)





