
Karimun, JurnalTerkini.id – Pandemi COVID-19 atau virus corona yang tidak kunjung mereda, membuat semua negara di penjuru dunia terus dihantui oleh kemungkinan terjadinya resesi ekonomi.
Tak terkecuali di Indonesia, sejak kasus COVID-19 mewabah pertama kali pada Maret 2020 lalu, Indonesia terus mengalami perlemahan di bidang pertumbuhan ekonomi.
Pelemahan itu dimulai dari krisis di bidang kesehatan yang diakibatkan oleh COVID-19 telah memberikan dampak luas kepada bidang-bidang lainnya, yaitu sosial, ekonomi, dan keuangan.
Setidaknya hal itu terlihat pada kuartal I-2020 (Q1) dimana pertumbuhan ekonomi Indonesia mengalami perlemahan yang cukup signifikan karena hanya mencatatkan 2,97% pertumbuhan ekonomi terendah sejak 2001.
Untuk mencegah masuknya Indonesia ke jurang resesi ekonomi, Pemerintah Indonesia menginstruksikan setiap kabupaten dan kota untuk menjalankan program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).
Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau sebagai salah satu daerah yang memberi dampak besar bagi pertumbuhan ekonomi di Indonesia, turut mendapat instruksi PEN tersebut.





