Kasus COVID-19 melonjak, Bupati Karimun pertimbangkan lockdown

Kasus COVID-19 melonjak, Bupati Karimun pertimbangkan lockdown. Bupati Karimun Aunur Rafiq.
Kasus COVID-19 melonjak, Bupati Karimun pertimbangkan lockdown. Bupati Karimun Aunur Rafiq.
Kasus COVID-19 melonjak, Bupati Karimun pertimbangkan lockdown. Bupati Karimun Aunur Rafiq.
Kasus COVID-19 melonjak, Bupati Karimun pertimbangkan lockdown. Bupati Karimun Aunur Rafiq.

Karimun, JurnalTerkini.id – Melonjaknya kasus COVID-19 atau virus corona di Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau membuat Bupati Aunur Rafiq, mempertimbangkan untuk menetapkan status “lockdown”.

Lockdown atau karantina wilayah hanya dapat ditetapkan oleh pemerintah setempat, di daerah yang terdapat kasus COVID-19, yakni mengunci akses masuk dan keluar untuk mencegah penyebaran virus tersebut agar tidak meluas.

Bacaan Lainnya

Baca juga: Soal opsi lockdown di Karimun, ini tanggapan netizen

Selain itu, lockdown juga biasanya akan diikuti dengan larangan mengadakan pertemuan yang melibatkan banyak orang, penutupan sekolah dan universitas, hingga tempat-tempat umum.

Namun, seperti di Kabupaten Karimun, status lockdown akan diambil apabila terjadi peningkatan kasus COVID-19, saat ini pemerintah daerah masih menunggu hasil “tracing” terhadap temuan klaster baru di Pulau Karimun Besar

“Jika positif COVID-19 kembali bertambah, baru akan kita tutup semua akses masuk dalam hal ini Pelabuhan,” ujar Aunur Rafiq.

Baca: Bertambah 1 lagi, Karimun catat tujuh kasus COVID-19 selama dua hari

Total Views: 364

Pos terkait