Resmikan Bangunan Empat Sekolah Dasar, Bupati: Jaga dan Rawat Gedung Ini

Bupati Karimun Aunur Rafiq didampingi Kadisdikbud Karimun Sugianto meresmikan 4 sedung SDN yang dipusatkan di SDN 006 Meral, Kecamatan Meral, Kamis (5/9/2024). (foto: diskominfo karimun)
Bupati Karimun Aunur Rafiq didampingi Kadisdikbud Karimun Sugianto meresmikan 4 sedung SDN yang dipusatkan di SDN 006 Meral, Kecamatan Meral, Kamis (5/9/2024). (foto: diskominfo karimun)

Karimun, JurnalTerkini.id – Bupati Karimun Aunur Rafiq meresmikan pemakaian empat gedung Sekolah Dasar (SD) di Kecamatan Meral, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).

Empat gedung SD yang pemakaiannya diresmikan, yakni gedung SDN 006 Meral, SDN 005 Belat, SDN 003 dan SDN 006 Kundur Barat.

Bacaan Lainnya

Pembangunan keempat gedung SDN tersebut bersumber dari dana Balai Prasarana Pemukiman Wilayah Kepri (BPPW) tahun 2024.

“Alhamdulillah, sudah diresmikan gedung 4 sekolah dasar negeri kita resmikan. Bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp20 miliar,” kata Bupati Karimun Aunur Rafiq saat meresmikan empat gedung SD di SDN 006 Meral, Kecamatan Meral, Kamis (5/9/2024).

Bupati mengatakan bahwa Pemkab Karimun tetap berkomitmen akan menganggarkan meubeler empat sekolah tersebut melalui APBD 2025. Dengan demikian, diharapkan bisa menjadi semangat para pelajar untuk menuntut ilmu.

“Pesan saya, tolong dijaga dan dirawat gedung ini. Dan, terus tingkatkan mutu pendidikan,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Karimun Sugianto ketika dikonfimasi, Jumat (6/9/2024) mengatakan, bahwa pihaknya terus akan mengusulkan gedung baru untuk SDN di Kabupaten Karimun kepada pemerintah pusat. Baik itu melalui BPPW maupun DAK dan Dana Alokasi Umum (DAU).

“Khusus untuk SDN sendiri, ada 9 sekolah yang seda dikerjakan. Baik itu penambahan ruang lokal maupun renovasi,” tuturnya.

Sedangkan, Kepala Sekolah SD 006 Meral Kurniadi menuturkan bahwasannya sekolah tersebut sebelumnya sekolah swasta dibawah Yayasan Bakti Tugas (YBT) yang didirikan pada tahun 1976. Kemudian pada 2010 pihak yayasan sudah menyerahkan kepada pemda karimun untuk dijadikan sekolah negeri.

“Sejak tahun 1976 itu tidak ada pembangunan, yang ada cuma direhab saja yakni pada tahun 2011,” ucapnya. (yra)

Total Views: 578

Pos terkait