Wabup Kagumi Masyarakat Mengkirau Swadaya Bangun Masjid

“Saya taksir juga saya tanyakan kepada pengurus masjid, ternyata benar, biaya pembangunan masjid ini mencapai milyaran rupiah, ini sebuah pencapaian amal ibadah yang sungguh luar biasa.”

Meranti (Jurnal) – Wakil Bupati Kepulauan Meranti, Provinsi Riau, H Masrul Kasmy mengaku kagum dengan semangat masyarakat Desa Mengkirau Kecamatan Tasik Putri Puyu yang secara bergotong -royong bahu-membahu membiayai pembangunan Masjid Almuttaqin yang ditaksir menelan dana miliaran rupiah.

“Saya sungguh bangga dan kagum. Semangat masyarakat Desa Mengkirau ini yang memiliki kemauan tinggi bergotong royong membiayai pembangunan masjid yang saya nilai sangat megah ini,” ungkap Drs H Masrul kasmy MSi di sela-sela memberikan sambutan pada acara safari ramadhan ke desa itu, Rabu malam (16/7).

Masrul yang juga Ketua Baznas Kabupaten Kepulauan Meranti itu menaksir pembangunan Masjid Almuttaqin itu memerlukan biaya miliaran rupiah, meskipun pengerjaannya belum 100 persen.

“Saya taksir juga saya tanyakan kepada pengurus masjid,ternyata benar, biaya pembangunan masjid ini mencapai milyaran rupiah, ini sebuah pencapaian amal ibadah yang sungguh luar biasa,” katanya,

Keberhasilan jamaah masjid Almuttaqin yang secara bergotong-royong mampu menyelesaikan pembiayaan pembangunan masjid nan megah itu, ia mengucapkan syukur dan akan turut mempromosikan masjid ini di setiap kesempatan melakukan kunjungan ke sejumlah wilayah yang ada di Kabupaten Kepulauan Meranti.

Lebih hebatnya lagi, swadaya masyarakat dalam membiayai pembangunan masjid ini dilakukan secara sukarela, yang mana diambil dari pembagian hasil menoreh getah.

“Memang hebat, ternyata sebagian besar dana yang diperuntukkan untuk pembiayaan masjid ini berasal dari hasil ngumpul getah petani. Ini sebuah pencapaian yang luar biasa,” pujinya.

Mungkin kalau masyarakat diminta iuran untuk membiayai pembangunan masjid ini, dengan nilai mencapai milyaran rupiah, saya rasanya agak keberatan, namun kalau diminta sumbangan hasil getah, rasanya sangat ringan, dan upaya kerja sama seperti ini harus diikuti atau menjadi contoh kita semua, ini memang cara yang unik tapi tidak memberatkan, katanya.

Wabup menambahkan di Kepulauan Meranti ini masih banyak kekurangan dana untuk pembangunan sejumlah sarana infrastruktur, terutama pembangunan rumah ibadah, termasuk jalan, jembatan, pelabuhan, listrik maupun air bersih, serta prasarana umum lainya.

“Dan kami akui juga, pembangunan Masjid Almuttaqin yang tidak ada penyertaan dana dari pemda. Ini membuat kami pemerintah daerah malu, dan inilah sebuah penghargaan yang sangat tinggi dari masyarakat,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Desa Mengkirau M Toha menambahkan, “Di Desa Mengkirau ini, Alhamdulillah ada 11 rumah ibadah, terdiri dari 5 masjid dan 6 musolla. Seiring berjalamnya waktu ditambah dukungan masyarakat yang memiliki semangat tinggi untuk membangun rumah ibadah, Alhamdulillah jumlah masjid dan musolla terus bertambah, kami berharap amal ibadah kita semua terus berjalan secara maksimal, khususnya pada saat bulan suci Ramadhan ini,” katanya. (Isk)

Total Views: 263

Pos terkait