PHRI: Libur Hari Kemerdekaan Singapura Tidak Pengaruhi Hunian Hotel di Karimun

Lalu lintas penumpang di Pelabuhan Domestik dan Internasional Tanjung Balai Karimun, Selasa (13/8/2024). (JurnalTerkini.id/jansen)
Lalu lintas penumpang di Pelabuhan Domestik dan Internasional Tanjung Balai Karimun, Selasa (13/8/2024). (JurnalTerkini.id/jansen)

Karimun, JurnalTerkini.id – Libur hari kemerdekaan Singapura yang ke-59 yang jatuh pada 9 Agustus 2024 tidak mempengaruhi hunian wisma maupun hotel di Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).

Singapura merupakan negara tetangga yang berbatasan dengan Kabupaten Karimun. Negara jiran tersebut terhubung dengan kapal feri dengan jarak tempuh sekitar 1,5 jam dari Pelabuhan Internasional Tanjung Balai Karimun.

Bacaan Lainnya

“Tidak ada pengaruhnya. Hotel-hotel dan wisma sepi, kalaupun hanya beberapa hotel yang meningkat sekitar 10 persen,” kata Badan Pengurus Cabang (BPC) Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Karimun, Agustyawarman di Tanjung Balai Karimun, Selasa (13/8/2024).

Agustyawarman yang biasa disapa Awan mengatakan, sektor perhotelan di Kabupaten Karimun sepi meski warga negara Singapura libur nasional selama 3 hari untuk merayakan hari kemerdekaan negaranya yang ke-59.

“Tidak ada bookingan hotel. Dan wisman yang menginap rata-rata berusia 40 ke atas. Berbeda dengan Batam yang ramai dan banyak-banyak anak-anak milenial dari Singapura yang berlibur,” kata dia.

Sejak pandemi Covid-19, kata Awan, sektor perhotelan terpukul akibat lesunya dunia pariwisata.

“Kami dari PHRI selalu berusaha mempromosikan Karimun. Tapi tidak ada program pariwisata maupun objek wisata yang mampu menarik perhatian wisman,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Karimun M Yunus belum menanggapi perihal perihal sepinya hunian hotel tersebut ketika dikonfirmasi wartawan melalui telepon seluler. (rdi)

Total Views: 206

Pos terkait