Prabowo Optimistis Pertumbuhan Ekonomi Bisa 8 Persen di Periode Kepemimpinannya

Seorang pekerja sedang mencatat data dekat tumpukan peti kemas di pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, 8 Oktober 2021. (Foto: Tatan Syuflana/AP Photo)
Seorang pekerja sedang mencatat data dekat tumpukan peti kemas di pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, 8 Oktober 2021. (Foto: Tatan Syuflana/AP Photo)

JAKARTA – Presiden terpilih Prabowo Subianto optimistis dalam periode kepemimpinannya nanti, Indonesia akan bisa mencapai pertumbuhan ekonomi delapan persen. Namun, ekonom menyatakan mustahil mencapai target itu dalam lima tahun.

Prabowo Subianto menyampaikan target pencapaian angka pertumbuhan ekonomi itu dalam acara peluncuran Geoportal One Map Policy 2.0 dan White Paper OMP Beyond 2024 di St. Regis, Jakarta Selatan, Kamis (18/7/2024).

Bacaan Lainnya

“Tadi Menko Perekonomian menyampaikan bahwa kita optimis bisa mencapai lebih dari lima persen pertumbuhan (ekonomi). Kalau saya, lebih berani lagi, kita harus berani menaruh sasaran yang lebih tinggi, kalau saya optimis kita bisa mencapai delapan persen pertumbuhan (ekonomi),” ungkap Prabowo.

Pada kesempatan itu, Prabowo juga menceritakan bahwa ia bertaruh dengan beberapa menteri dari negara tetangga terkait pertumbuhan ekonomi dalam negeri. Taruhan itu menyebutkan jika selama masa pemerintahannya Indonesia berhasil meraih pertumbuhan ekonomi delapan persen sekali saja, para menteri dari negara tersebut akan membelikannya makan malam.

“Ada beberapa menteri dari sebuah negara yang taruhan sama sama saya, your excellency, if you can achieve eight percent growth, sekali saja dalam lima tahun yang akan datang, they are going to buy me a dinner,” tuturnya.

Optimisme Prabowo terhadap pencapaian target yang tinggi ini bukanlah tanpa alasan. Menurutnya, Indonesia memiliki kekayaan dan potensi untuk mencapai pertumbuhan ekonomi delapan persen tersebut.

“Tapi memang kita harus lebih efisien, kita harus kelola dengan baik, ambil kebijakan yang masuk akal, dan kita harus bertekad untuk mitigasi kebocoran, mitigasi penyelewengan, mitigasi kebijakan-kebijakan yang tidak menguntungkan kepentingan nasional dan kepentingan rakyat,” tegasnya.

Ia juga yakin beberapa kebijakan warisan Presiden Jokowi, seperti e-catalog, pembangunan kawasan ekonomi khusus (KEK) , pelaksanaan proyek strategis nasional (PSN) akan bisa mempercepat pembangunan di Tanah Air.

Total Views: 863

Pos terkait