Warga Karimun Berharap Drainase Baru di Jalan A Yani Tidak Beralihfungsi

Penggalian drainase baru di sepanjang Jalan A Yani depan BSI, di samping drainase lama (kanan) yang sudah tertutup semen, dan didalamnya tertimbun tanah atau sampah. Foto diambil Sabtu (22/6/2024). (jurnalterkini.id/yogi)
Pembangunan drainase baru di sepanjang Jalan A Yani depan BSI, di samping drainase lama (kanan) yang sudah tertutup semen, dan didalamnya tertimbun tanah atau sampah. Foto diambil Sabtu, (22/6/2024). (jurnalterkini.id/yogi)

Karimun, Jurnal Terkini.id – Beberapa warga di Tanjung Balai Karimun, Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau, berharap drainase baru yang sedang dibangun di Jalan A Yani, nantinya tidak lagi beralihfungsi.

Warga mengkhawatirkan jika drainase baru tersebut dialihfungsikan oleh para pemilik ruko, maka ruas jalan di depan Bank Syariah Indonesia (BSI) itu akan kembali tergenang air ketika hujan. Hal ini seperti yang terjadi sebelum drainase baru dibangun.

Bacaan Lainnya

“Coba lihat drainase sebelumnya, di samping drainase baru itu. Sudah tersumbat dan sulit digali karena dialihfungsikan oleh para pengusaha ruko,” ujar seorang warga Osben, di Tanjung Balai Karimun, Senin (24/6/2024).

Simak foto story berikut: Revitalisasi Drainase Atasi Banjir di Karimun

Pembangunan drainase baru itu terpaksa menggunakan bahu jalan. Sebab, drainase lama sulit untuk digali dan diperdalam karena ada yang sudah disemen pengusaha ruko, sebagai bagian dari berjualan, ada juga jadi showroom mobil dan lainnya.

Warga lainnya Norman mengungkapkan hal yang sama. Norman berharap pemerintah daerah, dalam hal ini Satpol PP bersikap tegas jika ada oknum yang berupaya memanfaatkan drainase itu untuk kepentingan usahanya.

“Harus tegas. Jangan sampai terjadi lagi drainase beralihfungsi untuk usaha. Akan sulit untuk membongkarnya,” katanya.

Revitalisasi berupa penggalian drainase sepanjang Jalan A Yani masih berlangsung, mulai dari simpang di depan Kedai Kopi Ayam Jago hingga Swalayan Oriental.

Sementara, drainase yang lama, di samping drainase yang sedang dibangun itu sudah tidak ada karena semenisasi, dan tertimbun tanah atau sampah. (yra)

Total Views: 305

Pos terkait