Karimun, JurnalTerkini.id – Sebanyak 130 jemaah haji asal Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau (Kepri) langsung melempar jumrah di Mina usai menunaikan puncak ibadah haji, wukuf di Padang Arafah, Sabtu (15/6/2024).
Waktu wukuf di Arafah berawal setelah tergelincirnya matahari atau pada waktu zuhur. Dan saat ini, jamaah haji Karimun yang masih berada di tenda-tenda di Mina.
“Alhamdulillah, para jemaah haji asal Karimun dalam keadaan sehat, Mereka telah melaksanakan wukuf di arafah dan melaksanakan lempar jumrah di Mina,” kata Bupati Karimun Aunur Rafiq di Tanjung Balai Karimun, Senin (17/6/2024).
Bupati berharap jemaah haji Karimun menyelesaikan seluruh rangkaian ibadah dengan baik, dan kembali ke tanah air dengan kondisi sehat walafiat.
“Semoga jemaah haji kita kembali ke tanah air menjadi haji mabrur,” ucapnya.
Sementara itu, Petugas Haji Daerah (PHD) Nurbit Siman mengatakan, untuk jemaah haji Karimun menempati tenda maktab 11.
Sedangkan, pelaksanaan puncak haji sendiri telah selesai dan mulai Minggu (16/62024). Kemudian berlanjut dengan ibadah melempar jumrah 7 batu ke tiga tiang ula, wusta dan aqabah.
“Untuk jarak maktab jemaah haji Karimun menuju lokasi tempat melempar jumrah kira-kira 10 kilometer pulang pergi,” terangnya.
Dia menambahkan, pada Senin (17/6/2024) dan Selasa (18/6/2024) subuh, dari tenda Mina menuju Jumrah. Mereka akan melempar batu 7 kali untuk 3 tiang ula wusta aqabah.
Dan pada siang harinya, jemaah haji Karimun bertolak ke penginapan Meezab Al-Adl Hotel, Syisyah. Selanjutnya mempersiapkan diri untuk tawaf ifadah dan sa’i di Masjidil Haram.
“Saat kegiatan lempar jumrah, jemaah haji bisa menggunakan pakaian biasa. Kondisi cuaca memang cukup panas, tapi telah disediakan kebutuhan makanan dan minuman,” ungkapnya.
Sementara itu, salah satu Jemaah Haji Karimun Ponirah Djopawiro Asmotiryo mengungkapkan, rasa syukurnya telah menunaikan ibadah haji pada tahun ini.
“Insya Allah, dapat kembali ke tanah air dan berjumpa dengan keluarga kembali,” katanya.(yra)





