Pihaknya meminta PLN untuk membantu dengan mengerahkan mobil uji deteksi gangguan dan assesment kabel tanah. “Titik kerusakan terdeteksi di depan WTP Duriangkang sehingga kita melakukan penggalian di lokasi tersebut,” katanya.
Kabel tersebut, menurut dia, rusak akibat terkeruk alat berat yang bekerja. Selanjutnya, perbaikan dilakukan terhadap kabel yang putus dengan mengupas kabel, dan menyambungkan kembali serta menutup sambungan dengan menggunakan resin.
“Kita juga mengecek seluruh kabel, alhamdulillah dalam keadaan baik,” katanya.
Sementara, Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol Ariastuty Sirait mengatakan, persoalan gangguan kelistrikan ini merupakan sesuatu yang tidak dapat dihindari.
BP Batam, kata dia, selalu berupaya untuk berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait, agar layanan air bersih di Kota Batam dapat berjalan dengan maksimal.
“Kami akan terus mengupayakan peningkatan pelayanan suplai air bersih bersama mitra kami demi kebutuhan dan kenyamanan publik,” ujarnya. (*/ms)





