“Ini memang sudah di last minute, sudah di akhir masa kampanye dan semuanya habis-habisan untuk bisa mendapatkan simpati dan dukungan dari masyarakat. Makanya masyarakat dalam konteks pesta demokrasi hari ini, mendukung paslon yang disukainya masing-masing. Makanya muncul berbagai dukungan dari berbagai macam lapisan masyarakat kepada semua paslon dan itu menjadi sesuatu yang bagus dan positif saja, karena demokrasi itu harus menghadirkan kompetisi yang sehat. dalam konteks dukungan yang beda itu bagian daripada demokrasi,” ungkap Ujang.
Selain itu, terkait munculnya suara dari berbagai pihak yang khawatir tentang kondisi demokrasi di Tanah Air, Ujang menganggap sebagai gerakan yang cukup positif, dan bisa menjadi sebuah pengingat bagi penyelenggara pesta demokrasi tersebut, agar bisa mewujudkan pemilu yang jujur, adil, bebas, umum, dan rahasia.
“Ini bisa menjadi pengingat atau warning. Gerakan moral untuk bangsa untuk mengingatkan misalkan pemerintah, mengingatkan penyelenggara pemilu agar menjalankan amanahnya sesuai dengan jabatannya masing-masing, untuk tidak misalkan curang dan sebagainya,” katanya.
Ia pun mengajak semua elemen masyarakat untuk mengawal jalannya pesta demokrasi tersebut, dan melaporkan apabila memang terjadi sebuah kecurangan yang menodai pesta rakyat tersebut. [voa]
Jaringan: VOA
Editor: Anton Marulam





