Dekati Hari ke-100, Pasukan Zionis Terus Bombardir Gaza

Seorang anak Palestina berjalan melewati pabrik yang hancur akibat pengeboman Israel di Jalur Gaza di Deir al Balah, 13 Januari 2024. (Foto: AP)
Seorang anak Palestina berjalan melewati pabrik yang hancur akibat pengeboman Israel di Jalur Gaza di Deir al Balah, 13 Januari 2024. (Foto: AP)

Sistem Kesehatan Runtuh

Juru bicara Kementerian Kesehatan Gaza Ashraf Al-Qidra mengatakan serangan zinois menewaskan 135 warga Palestina dan melukai 312 orang dalam 24 jam terakhir. Secara total, katanya, 23.843 warga Palestina, sebagian besar warga sipil, telah terbunuh sejak 7 Oktober.

Bacaan Lainnya

Ketika pertempuran terus berlanjut, ketua UNWRA, badan bantuan PBB untuk Palestina, mengatakan kematian dan kehancuran selama 100 hari terakhir “menodai kemanusiaan kita bersama.”

Di Rumah Sakit Nasser, sejumlah dokter mengatakan mereka berjuang dalam sistem layanan kesehatan yang kini “runtuh”.

Rekaman Reuters menunjukkan pasien berbaring di tandu di lantai dalam koridor dan dokter menggunakan senter ponsel mereka untuk memeriksa mata pasien.

“Perbekalan kesehatan di ICU sebagian besar hilang,” kata dokter Mohammad Al-Qidra. “Kami tidak memiliki tempat tidur kosong, tidak ada perawatan. Sebagian besar obat-obatan di ruang gawat darurat tidak cukup untuk pasien. Kami berusaha mencari alternatif lain.”

Bangsal rumah sakit digunakan bersama oleh banyak pengungsi.

“Ketika kami meminta obat, mereka memberi tahu kami bahwa mereka tidak memilikinya, dan situasinya buruk. Kami berada di sini dalam cuaca dingin dan berangin,” kata Mahmoud Jaber, yang mengungsi dari rumahnya di Kota Gaza.

Di Tepi Barat yang diduduki para pemukim Yahudi, di mana kekerasan telah meningkat sebelum 7 Oktober dan terus meningkat sejak saat itu, tiga warga Palestina yang bersenjatakan pisau, senapan dan kapak mencoba menerobos pemukiman Yahudi dan dibunuh, kata militer Zionis Israel.

Mereka mengatakan korban tewas berusia 15, 17 dan 19 tahun. Seorang tentara Israel terluka dalam baku tembak dengan para penyerang saat mereka menerobos pagar luar pemukiman Adora, dekat Kota Hebron, kata Israel. [voa]

Jaringan: VOA
Editor: Anton Marulam

Total Views: 409

Pos terkait