Wahana Antariksa SLIM Milik Jepang Masuki Orbit Bulan

Penjelajah luar angkasa bernama SLIM (Smart Lander for Investigating Moon) mendarat di bulan. (Foto: JAXA via AP)
Penjelajah luar angkasa bernama SLIM (Smart Lander for Investigating Moon) mendarat di bulan. (Foto: JAXA via AP)

JAXA mengatakan dibandingkan dengan wahana sebelumnya yang mendarat “beberapa atau lebih dari 10 kilometer” dari target, margin kesalahan yang diklaim SLIM kurang dari 100 meter menunjukkan tingkat akurasi yang pernah dianggap mustahil, yang merupakan puncak upaya peneliti selama 20 tahun.

Manajer proyek SLIM JAXA, Shinichiro Sakai, mengatakan dengan kemajuan teknologi, semakin meningkat pula permintaan untuk menentukan target, seperti kawah dan bebatuan di permukaan bulan. “Hari-hari ketika hanya menjelajahi ‘suatu tempat yang diinginkan di bulan’ sudah berlalu,” katanya.

Bacaan Lainnya

Harapannya, ketepatan SLIM akan membuat pengambilan sampel lapisan es bulan menjadi lebih mudah, sehingga para ilmuwan dapat selangkah lebih dekat untuk mengungkap misteri seputar sumber daya air di bulan, tambah Sakai.

Misi Jepang ini telah gagal dua kali, yaitu satu misi publik dan satu misi swasta.

Tahun lalu Jepang juga gagal mengirimkan wahana bulan bernama OMOTENASHI (teknologi eksplorasi bulan yang luar biasa yang didemonstrasikan oleh penabrak semi-keras nano) sebagai bagian dari misi Artemis 1 milik Amerika.

Sebuah perusahaan rintisan Jepang, ispace, pada bulan April lalu berupaya menjadi perusahaan swasta pertama yang mendarat di bulan. Namun hal itu tidak tercapai setelah mereka kehilangan komunikasi dengan pesawatnya, setelah apa yang mereka gambarkan sebagai “pendaratan yang keras.” [voa]

Jaringan: VOA
Editor: Anton Marulam

Total Views: 313

Pos terkait