Sementara itu, Kakanwil Kemenkumham) Kepri I Nyoman Gede Surya Mataram mengungkapkan hasil survei Badan Pusat Statistik (BPS) pada Kamis (14/12/2023), bahwa produk gabah kering giling, penaman padi di lahan sarana asimilasi dan edukasi Rutan Kelas 1 Tanjungpinang adalah sekitar 49,4 kwintal per hektare.
Hal ini menunjukkan bahwa hasil panen padi di lahan ini melebihi rata-rata produksi gabah kering giling di Provinsi Kepri, yang bisa dimaknai bersama bahwa Provinsi Kepri juga memiliki potensi untuk mendukung program ketahanan pangan nasional.
“Kami berharap kegiatan ini terus berkesinambungan dengan didukung oleh pemerintah daerah, dengan ketersediaan lahan dan sarana yang lebih memadai guna program pemberdayaan warga pembinaan dalam mendukung ketahanan pangan.
Dia juga berharap momentum ini dijadikan sebagai suatu inspirasi untuk terus mengembangkan program-program pembinaan yang bermanfaat bagi narapidana dan masyarakat.
“Saya yakin, bila kita bersatu kita dapat menciptakan perubahan yang lebih besar dan positif,” ajaknya. (*/am)
Editor: M Sarih






