Prabowo: Isu Penghilangan Paksa Selalu Digunakan Untuk Menyerang Saya
Menanggapi pertanyaan itu, Prabowo mengatakan “Pak Ganjar tadi sebut tahun 2009 kan, jadi sekian tahun yang lalu kan? Dan masalah ini justru ditangani oleh wakil presiden Anda (Mahfud MD -red). Jadi apalagi yang mau ditanya ke saya,” tegas Prabowo.
Lebih jauh capres yang diusung koalisi Partai Gerindra, PKB, PAN, Golkar, PBB dan PSI tersebut mengatakan isu penghilangan paksa selalu digunakan untuk menyerangnya dalam pemilu. Padahal, kata Prabowo, ia adalah orang yang sangat membela HAM.
“Nyatanya orang-orang yang dulu ditahan, tapol-tapol (tahanan politik -red) yang katanya saya culik, sekarang ada di pihak saya, membela saya. Jadi masalah HAM jangan dipolitisasi. Masalah yang Bapak tanyakan agak tendensius,” ujar Prabowo, yang disambut tepuk tangan para pendukungnya.
Sejumlah Mantan Aktivis 98, Korban Penculikan Gabung di Tim Prabowo-Gibran
Prabowo merujuk pada beberapa mantan aktivis 98 yang juga pernah menjadi korban penculikan, tetapi kini justru bergabung dalam tim pemenangannya. Di antara mereka adalah Budiman Sudjatmiko, mantan Ketua Umum Partai Rakyat Demokratik PRD yang kini menjadi anggota Dewan Pakar Tim Kampanye Nasional (TKN) pasangan Prabowo-Gibran.
Selain itu, ada dua mantan aktivis yang kini menjadi politikus di Partai Demokrat, yaitu Andi Arief dan Rachland Nashidik. Ada pula Natalius Pigai, mantan anggota Komnas HAM periode 2012-2017, yang mengatakan hingga hari ini Komnas HAM tidak pernah mencantumkan nama Prabowo Subinato sebagai pelanggar HAM.





