Soal Viral Tumpukan Sampah, LMS: Hargai Kinerja Pasukan Kebersihan Karimun

Petugas kebersihan mengangkut sampah berupa kulit durian dalam even GTRA Summit 2023 pada Agustus lalu. (Dokumentasi pribadi)
Ilustrasi: Petugas kebersihan dari Dinas Lingkungan Hidup Karimun mengangkut sampah berupa kulit durian dalam even GTRA Summit 2023 pada Agustus lalu. (Dokumentasi pribadi)

Karimun, JurnalTerkini.id – Laskar Melayu Serumpun (LMS) mengajak semua pihak menghargai kinerja pasukan kebersihan di Tanjung Balai Karimun, Kabupaten Karimun sebagai motivasi menyusul sempat viralnya tumpukan sampah di salah satu tempat pembuangan sementara (TPS) di media sosial.

“Saya yakin saudara-saudara yang ada di DLH Karimun telah bekerja optimal. Jadi, mari sama-sama kita memberi dukungan kepada para petugas kebersihan. Jangan saling menyudutkan,” kata Ketua DPP LMS Provinsi Kepri Datuk Azman Zainal di Tanjung Balai Karimun, Rabu (15/11/2023).

Bacaan Lainnya

Azman Zainal mengatakan pasukan kebersihan, berdasarkan pantauannya terus bekerja membersihkan dan mengangkut sampah sehingga tumpukan sampah di TPS berangsur-angsur teratasi.

“Saya menyaksikan langsung bagaimana para petugas kebersihan yang tanpa melihat cuaca, baik hujan atau panas tetap bekerja. Mulai subuh hingga malam hari. Sebab, apabila dilihat dari medsos, tidak salah pihak DLH Karimun yang terkendala Bahan Bakar Minyak (BBM) untuk operasional kendaraan pengangkut sampah,” tuturnya.

Menurut dia, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Karimun tidak bisa disalahhkan, sebab anggarannya sudah jelas diplot dalam APBD. “Kenapa ada pemotongan dan proses pembayaran lambat. Nah, ini yang perlu kita pahami. Itu tergantung pemangku kebijakanlah,” ungkapnya.

Dia mengaku sangat miris melihat cuitan di medsos oleh publik yang seolah-olah petugas kebersihan tidak bekerja. Padahal, kata dia lagi, petugas kebersihan selama ini tetap bekerja secara optimal.

Salah satu buktinya, kata dia, adanya even besar seperti GTRA Summit maupun hari jadi Kabupaten Karimun yang selalu melibatkan petugas kebersihan untuk membersihkan kembali lokasi kegiatan.

Sehingga, publik tidak perlu menyalahkan petugas kebersihan. Namun, bagaimana kita sebagai masyarakat mendukung DLH Karimun untuk tetap membuang sampah pada tempatnya.

Walaupun, beberapa hari lalu di TPS menumpuk sampah yang secara bertahap diangkut oleh petugas DLH Karimun. Sesuai moto orang tua dahulu “didalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang sehat,” yang artinya kebersihan harus diawali dari lingkungan sendiri.

“Anda bisa lihat sendiri, saking malasnya masyarakat main lempar saja sampah di TPS. Walaupun di TPS itu sudah banyak tumpukan sampah. Tapi, ya apa salahnya turun untuk meletakkan sampah di tumpukan sampah agar tidak melebar,” pesannya.

Sebelumnya, Kepala DLH Karimun Rita Agustina mengungkapkan, bahwa keterlambatan pengangkutan sampah oleh petugas diakibatkan anggaran BBM yang minim.

“Sempat terhenti karena masalah BBM. Tapi, alhamdulillah kita tetap konsen bagaimana armada tersebut bisa mengangkut sampah di TPS secara berangsur,” ungkapnya.

Rita menjelaskan untuk menjaga kebersihan, pihaknya memiliki 4 truk, 6 mobil amrol, 4 pickup dan 4 tosa. Selain dilengkapi armada, DLH juga membuat edaran terkait larangan membuang sampah sembarangan.

“Kami berharap kerjasama dari masyarakat Kabupaten Karimun untuk tidak membuang sampah di sembarangan tempat. Sehingga tidak menimbulkan masalah yang serupa kedepannya,” katanya. (rdi)

Total Views: 207

Pos terkait