Di kawasan itu, terutama di Panggung Rakyat Putri Kemuning tengah dibangun astaka yang menjadi pusat kegiatan lomba seni baca Al Quran itu.
Karimun (Jurnal) – Pengerjaan sejumlah fasilitas dan sarana prasarana untuk pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Provinsi Kepulauan Riau yang diselenggarakan di Tanjung Balai Karimun hampir rampung, kata Kepala Bagian Humas Setkab Karimun Muhammad Yosli.
“Hampir rampung, fasilitas yang dikerjakan sudah mencapai 80 hingga 90 persen. Kami optimistis segera selesai sehingga tidak terjadi penundaan jadwal pelaksanaan MTQ tingkat provinsi,” katanya di Tanjung Balai Karimun, Jumat.
Muhammad Yosli mengatakan, pelaksanaan MTQ tingkat Provinsi Kepri akan dipusatkan di “Coastal Area” atau Jalan Lingkar Tanjung Balai Karimun.
Di kawasan itu, terutama di Panggung Rakyat Putri Kemuning tengah dibangun astaka yang menjadi pusat kegiatan lomba seni baca Al Quran itu.
Pengerjaan astaka sudah memasuki tahap pembuatan panggung utama.
Sedangkan bangunan untuk pameran, menurut dia juga hampir selesai tinggal dipoles dan dihias.
“Bangunan untuk pameran sudah hampir siap, tinggal penyempurnaan saja,” katanya.
Secara terpisah, Bupati Karimun Nurdin Basirun mengatakan optimistis bahwa seluruh sarana prasarana akan selesai jauh hari sebelum pelaksanaan MTQ yang direncanakan pada 21 Maret 2014.
Namun demikian ia berharap pengerjaan digesa sehingga lebih cepat rampung, seperti bangunan untuk pameran agar bisa dipoles dan dihias oleh para kafilah yang turut berpartisipasi mengikuti pameran.
“Kita berharap Karimun tidak hanya sukses dalam prestasi di ajang MTQ, tapi juga sukses sebagai tuan rumah,” katanya.
Sementara itu, Sekda TS Arif Fadillah menambahkan, selain di Coastal Area, beberapa lomba dalam MTQ juga akan dilaksanakan di Masjid Agung di Jalan Poros dan Masjid Baiturrahman di Kelurahan Teluk Air.
“Pada prinsipnya, pelaksanaan MTQ sebagian besar memanfatkan bangunan atau sarana prasarana yang telah ada, jadi yang dipersiapkan hanya astaka dan arena pameran,” katanya.
Arif Fadillah mengatakan, pihaknya juga tengah memikirkan langkah-langkah untuk mengantisipasi kemacetan ketika MTQ digelar.
“Jalan di sini kan sempit, hari biasa saja macet, apalagi kalau ada acara. Karena itu, kami meminta Dinas Perhubungan bekerja sama dengan Satpol PP dan kepolisian untuk mengatur arus dan jalur lalu lintas agar tidak macet. Sedangkan untuk parkir, kita akan memanfaatkan lahan kosong yang cukup luas di Coastal Area,” tuturnya.
Mengenai penginapan para kafilah, ia mengaku tidak terlalu khawatir karena hotel dan wisma cukup banyak.
“Kalau penginapan kami tidak risau, cukup banyak hotel dan wisma. Informasi kami peroleh sudah ada kafilah yang memborong kamar hotel,” tambahnya. (antarakepri.com)





