Tanjungpinang, JurnalTerkini.id – Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) Indrawan Susilo Prabowoadi menyatakan akan mengupayakan mencaru formasi agar media online masuk dalam anggaran publikasi atau sosialisasi tahapan-tahapan Pemilu 2024.
Indrawan Susilo Prabowoadi mengungkapkan hal itu dalam acara “Coffee Morning” di Hotel CK Tanjungpinang, Jumat (1/9/2023).
“Ada dua hal teknis aturan, ada regulasi PKPU dan teknis anggaran, dan bagaimana media online bisa masuk ke dalam aturan penggunaan anggaran, tentunya butuh masukan teman teman, selama tidak membentur PKPU,” katanya.
“Kami juga dipandu sesuai aturan penggunaan keuangan negara, sehingga kami juga tak bisa sembarangan. Namun sekarang kami sedang mencari formasi aturan bagaimana media online bisa masuk dalam anggaran, namun aturan PKPU masih membatasi hal ini,” katanya.
Indrawan menyebutkan bahwa KPU Kepri memperoleh anggaran mencapai Rp140,36 miliar dari APBN untuk pelaksanaan setiap tahapan Pemilu 2024.
Dan hingga detik ini, dia mengaku belum bisa memanfaatkan anggaran itu karena aturan teknisnya belum disahkan dari pengguna anggaran lembaga negara.
Sementrara itu, kritikan pedas datang dari salah wartawan, Charles mengungkap mestinya judul kegiatan kali ini bukan peran media massa dalam pemilu 2024, “Tapi tidak berperan ya media online dalam Pemilu 2024,” katanya.
“Karena Peraturan KPU, yang masih ambigu. Kemana peran dan fungsi media online dalam hal ini, termasuk keterbukaan informasi dalam gerak dan tahapan termasuk SK tak bisa diakses, kurang sekali terbukanya informasi,” ujarnya.
“Hasil survei indeks keterbukaan informasi di Kepri saat ini juga menurun dari tahun tahun sebelumnya, nah ini termasuk giat KPU Kepri yang cendrung tak terbuka akan informasi,” katanya lagi.
Untuk UU Keterbukaan informasi, dan tahapan dan kegiatan KPU Kepri bisa melihat dan mengetahui dapat diakses oleh masyarakat.
Sementara itu, Ketua Advokasi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kepri, Simanungkalit menyatakan bahwa kepedulian dan partisipasi dari KPU dan jajaran sudah cukup baik melakukan coffee morning, pada hari ini, namun kedepannya membangun silaturahmi, kolaborasi, kerjasama yang baik dan saling mendukung.
“Keberadaan media massa baik cetak dan online tentu sangat dibutuhkan, meski ada kontinuitas dan kinerja yang saling sinergis dalam tahapan-tahapan KPU,” katanya. (*/am)
Editor: Anton Marulam





