
Kabupaten Karimun memiliki 42 desa, dan Sebanyak 13 desa saat ini dalam proses verifikasi di BNI, sedangkan sisanya sebanyak 28 desa masih proses pendataan di lapangan
Karimun, JurnalTerkini.id – Hari ini, BLT Kabupaten Karimun disalurkan oleh Bupati Karimun, Kepulauan Riau, Aunur Rafiq di Gedung Nasional, Tanjung Balai Karimun, Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau, Senin (11/5/2020).
Hari ini, BLT Kabupaten Karimun mulai disalurkan secara simbolis oleh Bupati Karimun Aunur Rafiq sebagai bagian dari program bantuan sosial di tengah pandemi COVID-19.
Bantuan Langsung Tunai atau BLT Dana Desa ini diserahkan sebesar Rp600.000 per kepala keluarga, secara simbolis diserahkan Bupati Aunur Rafiq kepada dua warga Desa Tanjungbatu Kecil, Kecamatan Buru.
Penyerahan BLT Dana Desa tersebut turut disaksikan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Karimun Kepri Suwedi, Kepala BNI Cabang Tanjung Balai Karimun Risnaldi, Camat Buru Helmi, Kades Tanjung Batu Kecil, Syahril dan sejumlah pejabat lainnya.
“Bantuan Langsung Tunai Dana Desa yang hari ini mulai disalurkan merupakan tahap pertama untuk bulan April 2020,” ujar Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Karimun Suwedi.

Kepala Dinas PMD ini mengatakan, penyerahan BLT Dana Desa ini merupakan untuk pertama kalinya di Kabupaten Karimun sejak program ini diluncurkan pemerintah pusat sebagai bansos COVID-19.
“Desa Tanjungbatu Kecil, Kecamatan Buru menjadi yang pertama di Karimun dengan jumlah penerima sebanyak 235 Kepala Keluarga (KK),” kata Suwedi.
Nontunai melalui rekening
Suwedi menjelaskan, penyaluran BLT Dana Desa tersebut dilakukan secara nontunai melalui rekening BNI yang dilakukan setiap bulan mulai April, Mei dan Juni 2020.
“Tidak bisa dicairkan 3 bulan sekaligus, melainkan tiap bulan Rp600 ribu. Itu memang aturannya dari pusat,” jelasnya
Selain itu, Suwedi turut menjelaskan apakah desa lainnya di Kabupaten Karimun juga mendapatkan BLT Dana Desa tersebut.
“Kabupaten Karimun memiliki 42 desa, dan Sebanyak 13 desa saat ini dalam proses verifikasi di BNI, sedangkan sisanya sebanyak 28 desa masih proses pendataan di lapangan,” jelasnya lagi.

Suwedi mengungkapkan, perihal total jumlah penerima BLT Dana Desa di Kabupaten Karimun ia belum mengetahui secara pasti karena murni usulan desa.
“Data BLT Dana Desa ini murni usulan desa yang bersangkutan, karena masih berproses, makanya kami belum bisa menyampaikan berapa jumlah total penerima se-Kabupaten Karimun,” ungkapnya.
Sedikitnya ada 9 kriteria yang ditentukan Kementerian Desa bagi calon penerima BLT Dana Desa.
Terakhir, Kepala Dinas PMD Karimun ini menyampaikan, bahwa data calon penerima juga disepakati melalui musyawarah khusus di tingkat desa yang turut diikuti atau dikawal Bhabinkamtibmas dan Babinsa setempat.
“Kalau ada yang tidak sesuai pasti ada protes saat musyawarah khusus desa itu,” ujarnya lagi.
Sementara itu, Bupati Karimun Aunur Rafiq berpesan kepada masyarakat yang menerima BLT Dana Desa tersebut untuk dapat menggunakannya dengan bijak terlebih di tengah pandemi COVID-19.
“Semoga BLT Dana Desa bisa membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. (yra)

Baca juga:





