Tamu Hotel Super-888 Karimun tewas tergantung

  • Whatsapp
Tamu Hotel Super-88 Karimun tewas tergantung. Tampak garis polisi dipasang di depan hotel yang terletak di Jl. Nusantara, Tanjung Balai Karimun, Kepulauan Riau ini, Rabu (24/6/2020). (foto: yra)
Tamu Hotel Super-88 Karimun tewas tergantung. Tampak garis polisi dipasang di depan hotel yang terletak di Jl. Nusantara, Tanjung Balai Karimun, Kepulauan Riau ini, Rabu (24/6/2020). (foto: yra)

Karimun, JurnalTerkini.id – Seorang tamu Hotel Super-888 Karimun tewas tergantung. Tamu hotel yang terletak di Jl. Nusantara, Tanjung Balai Karimun, Kepulauan Riau diketahui bernama Tjap Cam yang ditemukan tergantung dalam kamar 196.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Karimun Ajun Komisaris Polisi (AKP) Herie Pramono membenarkan adanya tamu Hotel Super-888 Karimun tewas tergantung pada Rabu, (24/6/2020).

Bacaan Lainnya

“Benar, pihak Hotel Super 888 telah menemukan seorang pria bernama Tjap Cam (53), warga Karimun tewas dalam kamar 196,” ujar AKP Herie Pramono.

Herie Pramono mengatakan, korban pertama kali ditemukan saat pihak hotel mendatangi dan menggedor pintu kamar korban untuk menanyakan apakah akan check out atau memperpanjang menginap.

Namun, karena tidak mendapat jawaban dari korban, pihak hotel langsung mendobrak pintu kamar tersebut yang kemudian menemukan korban dalam keadaan tewas.

“Dari hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), korban diduga bunuh diri. Karena saat ditemukan dalam keadaan tergantung dengan seutas kabel berwarna abu-abu, yang disangkutkan ke ventilasi dekat jendela kamar,” katanya.

Petunjuk CCTV

Setelah melakukan olah TKP, dari petunjuk CCTV atau kamera pengawas yang dipasang dalam hotel, sehari sebelumnya yakni Selasa (23/6/2020). Korban terlihat membawa satu kantong plastik berwarna biru.

“Dari petunjuk CCTV, sehari sebelumnya pada pukul 19.00 WIB, terlihat korban dalam keadaan sehat membawa satu plastik biru yang didalamnya diduga alat-alat yang ia gunakan untuk bunuh diri,” jelas Herie Pramono.

Saat ini Tim Inafis Polres Karimun telah mengevakuasi korban guna penyelidikan lebih lanjut. Sementara, pintu masuk hotel melati ini dipasangi garis polisi untuk kepentingan penyidikan.

Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Karimun juga masih memeriksa para saksi dan mengumpulkan barang bukti untuk kepentingan penyelidikan,

Belum diketahui dimana alamat domisili pria tersebut sementara jenazahnya dibawa ke RSUD Muhammad Sani untuk keperluan visum. (yra)

Baca juga:

space iklan HPN

Pos terkait