Ketua Komisi I DPRD Kepri Bobby Jayanto Apresiasi Putusan MK soal Proporsional Terbuka

Ketua Komisi I DPRD Kepri Bobby Jayanto, S.IP, mengapresiasi putusan Mahkamah Konstitusional tentang sistem Pemilu proporsional terbuka. (Foto: Jurnalterkini.id/Anton Marulam)
Ketua Komisi I DPRD Kepri Bobby Jayanto, S.IP, mengapresiasi putusan Mahkamah Konstitusional tentang sistem Pemilu proporsional terbuka. (Foto: Jurnalterkini.id/Anton Marulam)

Tanjungpinang, jurnalterkini.id — Legislator sekaligus Ketua Komisi I DPRD Provinsi Kepri Bobby Jayanto, mengapresiasi putusan Mahkamah Konstitusi yang menolak gugatan sistem Pemilu proporsional tertutup.

Sebagaimana diketahui, hari ini, Kamis 15 Juni 2023, Mahkamah Konstitusi bersidang dan menetapkan bahwa sistem Pemilu 2024 adalah proporsional terbuka

Bacaan Lainnya

Putusan MK ini, sebut Bobby Jayanto, adalah keputusan yang dinilainya berpihak kepada rakyat dan menghargai hak-hak konstitusi masyarakat.

“Sebagai Ketua Partai NasDem Tanjungpinang, selama ini saya juga mengharapkan pemilihan dengan proporsional terbuka,” ujar pria yang akrab disapa Bobby ini.

Hal ini dikatakan Bobby demi azas keadilan untuk semua caleg yang bertarung demi meraih suara masyarakat yang mewakilinya.

Diterangkan Bobby, dengan sistem proporsional terbuka, rakyat bisa memilih langsung wakilnya di legislatif. “Dengan proporsional terbuka juga ada hubungan yang terbangun antara caleg dan para pemilih, sehingga aspirasi pemilih lebih menentukan siapa yang bakal terpilih,” tambah Bobby lagi.

Sedangkan proporsional tertutup, dikatakan Bobby Jayanto kembali ke sistem lama, di mana pemilih hanya dapat memilih tanda gambar, bukan caleg. “Kalau proporsional tertutup, aspirasi elit partailah yang cenderung menentukan,” sebutnya lagi.

Baca Jurnal Berita Tanjungpinang lainnya: Bobby Jayanto: Pemerintah Pusat Jangan Gegabah Turunkan Status Bandara Internasional RHF Tanjungpinang

Untuk itu, Bobby secara khusus mengimbau kepada para Bacaleg mulai dari sekarang untuk turun langsung ke lapangan, menyapa dan menjaring aspirasi masyarakat.

“Kepada para Bacaleg bersama tim agar mempersiap diri untuk terjun ke lapangan. Dengan kerja keras, mudah-mudahan akan membuahkan hasil memuaskan,” tukasnya.

Bobby Jayanto tak lupa mengimbau agar partai peserta Pemilu menghindari politik uang (money politic) karena, selain tidak mendidik, juga bisa terancam pidana.

“Kalau ini terjadi, berarti telah melecehkan hak-hak masyarakat. Seharusnya mereka mereka bisa bebas menjatuhkan pilihan politiknya,” urai Bobby lagi.

Bobby Jayanto mengajak elit politik memberikan contoh yang baik, sehingga Pemilu 2024 diharapkannya dapat berjalan secara aman, kondusif dan juga transparan untuk kepentingan masyarakat banyak. (Anton)

Editor: Putri Permata Sari

Total Views: 246

Pos terkait