Mendengar jawaban itu, pelaku kemudian menganiaya korban dengan cara ditendang hingga tersungkur. Korban yang ketakutan dan pasrah langsung mengabulkan permintaan pelaku.
Korban bahkan memilih menggadaikan perhiasan yang ia miliki untuk memenuhi permintaan pelaku.
“Sampai dirumah ibu saya mengambil semua tabungan dan perhiasan, sementara pelaku menunggu di ATM. Ibu juga menggadai semua perhiasan, saya tidak tahu berapa kuat hipnotis ini sehingga ibu sampai seperti itu,” kata Hendra.
Lebih lanjut, Hendra mengungkapkan sang ibu langsung menuju Bank BRI Sungai Lakam untuk mengirimkan uang senilai Rp55 juta ke rekening pelaku.
“Teller bank sempat curiga ibu saya ditipu, namun ibu saya justru bilang bukan penipuan kepada teller tersebut,” ujarnya.






