Polres Anambas Apel Bersama Deklarasi Pencegahan dan Penanggulangan Karhutla

Deklarasi pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Lapangan Sulaiman Abdullah, Tarempa, Kamis (4/5/2023). Danlanal Tarempa ikut tanda tangana (Dok. Humas Polres Anambas)
Deklarasi pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Lapangan Sulaiman Abdullah, Tarempa, Kamis (4/5/2023). Danlanal Tarempa ikut tanda tangana (Dok. Humas Polres Anambas)

Anambas, JurnalTerkini.id – Kepolisian Resor (Polres) Anambas Provinsi Kepulauan Riau menggelar apel bersama dan deklarasi pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Lapangan Sulaiman Abdullah, Tarempa, Kamis (4/5/2023).

Apel bersama yang dipimpin Kapolres Anambas AKBP Apri Fajar Hermanto ini juga diikuti personel TNI, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Basarnas, BMKG, instansi Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas dan elemen masyarakat lainnya Turut hadir Sekda Anambas Sahtiar, Danlanal Tarempa Letkol (P) Ibni Djauhari.

Bacaan Lainnya

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut informasi dari BMKG pada 25 April 2023 tentang gelombang panas akibat fenomena cuaca El Nino yang masih berlangsung yang rentan kebakaran hutan dan lahan.

“Saya ingin kita semuanya, meskipun kita telah melewati musim utara dengan gelombang tinggi di lautan dan bencana banjir di beberapa daerah, tanah longsor, namun kewaspadaan terhadap ancaman kebakaran hutan dan lahan tidak boleh diabaikan apalagi kendur, kita bentuk sebuah rencana pencegahaan yang matang, detail, saling sinergi ditiap instansi serta eksekusi lapangan yang semakin efektif,” papar Inspektur Upacara Sahtiar yang membacakan amanat Bupati Anambas.

Berdasarkan laporan resmi BMKG, sebagian besar wilayah Indonesia diperkirakan mengalami musim kemarau pada kisaran April hingga Juni, sedangkan untuk wilayah Kabupaten Kepulauan Anambas diperkirakan Juli dan puncak musim kemarau diperkirakan Agustus. 

Pencegahan kebakaran hutan dan lahan wajib melibatkan seluruh elemen masyarakat termasuk Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan kepala desa turun langsung ke lapangan.

“Imbau terus masyarakat ataupun pengusaha yang ingin buka lahan, berikan edukasi yang terus menerus kepada masyarakat, ataupun perusahaan, terutama di wilayah yang dengan kecenderungan peningkatan titik hotspot,” katanya.

Total Views: 557

Pos terkait