Data Baru Asal-usul COVID-19 Mengarah pada Anjing Rakun di Tiongkok

Pasar grosir makanan laut Huanan di Wuhan, Provinsi Hubei, tempat kasus pertama COVID-19 pada manusia ditemukan, 21 Januari 2020. (Foto: Dake Kang/AP)

Beijing (AP/VOA) – Material genetik yang dikumpulkan di sebuah pasar di Tiongkok dekat lokasi munculnya kasus pertama COVID-19 pada manusia menunjukkan DNA anjing rakun yang berbaur dengan coronavirus. Menurut para pakar internasional, temuan itu menguatkan bukti bahwa COVID-19 berasal dari hewan, bukan dari laboratorium.

“Data tersebut tidak memberikan jawaban pasti tentang bagaimana pandemic bermula, tapi setiap bagian data itu penting untuk membawa kita lebih dekat ke jawaban yang dicari,” kata Tedros Adhanom Ghebreyesus, Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (World Health Organization/WHO), Jumat (17/3), seperti dilansir oleh Associated Press.

Bacaan Lainnya

Masih belum jelas bagaimana virus corona bisa muncul. Banyak ilmuwan yang percaya virus itu kemungkinan menular dari hewan ke manusia di pasar hewan-hewan liar di Wuhan, Tiongkok. Jalur penularan itu juga terjadi pada virus-virus sebelumnya di masa lalu.

Penemuan-penemuan baru itu belum memberi jawaban dan belum ditelaah oleh para pakar lain atau diterbitkan dalam jurnal yang sudah ditelaah sejawat (peer-reviewed).

Tedros mengkritik Tiongkok karena tidak membagikan informasi genetik itu lebih awal.

“Data ini bisa saja dan seharusnya dibagikan tiga tahun yang lalu,” kata Tedros kepada para wartawan dalam konferensi.

Total Views: 719

Pos terkait