Antisipasi di Daerah
Kepala Pelaksana BPBD Nusa Tenggara Timur, Ambrosius Kodo, mengatakan pihaknya telah memberikan edukasi kepada masyarakat yang tinggal di dekat bantaran sungai dan sekitar lereng pegunungan untuk melakukan evakuasi ke lokasi yang aman bila terjadi hujan lebat dalam durasi waktu yang lama.
“Puji Tuhan, ada beberapa kejadian akibat cuaca ekstrem di Kabupaten Kupang terlapor tidak ada korban jiwa karena semua warga masyarakat sudah tersampaikan dan mau melakukan evakuasi ke titik aman,” papar Ambrosius.
BPBD Nusa Tenggara Timur menyebutkan setidaknya 515 kepala keluarga atau 2.264 jiwa terdampak dalam peristiwa banjir yang melanda kecamatan Takari dan Kecamatan Sulamu di Kabupaten Kupang pada Minggu, 25 Desember 2022. Bencana alam itu merusak tiga buah jembatan dan satu ruas jalan, serta merendam 506 rumah warga. [voa]
Jurnalis: Yoanes Litha
Jaringan: VOA






