Di Spratly, Tiongkok menempati setidaknya tujuh pulau dan bebatuan. Beijing memiliterisasinya dengan landasan pacu, pelabuhan, dan sistem radar.
Laporan Bloomberg mengatakan reklamasi baru sedang berlangsung di pulang-pulau karang bernama Eldad, Whitsun, Sandy, dan Lankiam. Yang terakhir terletak sekitar 13 kilometer dari timur laut Pulau Loaita yang diduduki Filipina dan 53,3 kilometer dari Karang Subi yang dikuasai Tiongkok.
Sekitar 450 kilometer di sebelah timur pulau karang Lankiam adalah pulau Palawan, daratan besar terdekat yang berada dalam wilayah Filipina.
Di Beijing, juru bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok Mao Ning menyebut laporan itu “sama sekali tidak berdasar”.
“Tidak mengambil tindakan terhadap pulau tak berpenghuni dan terumbu karang di Laut Tiongkok Selatan adalah kesepakatan serius yang dicapai oleh Tiongkok dan negara-negara ASEAN melalui tindakan dan deklarasi oleh masing-masing pihak,” katanya merujuk pada 10 anggota blok tersebut.
“Perkembangan hubungan Tiongkok-Filipina saat ini memiliki momentum yang baik, dan kedua belah pihak akan terus menangani masalah maritim dengan tepat melalui konsultasi yang bersahabat.” [VOA]





