Menteri pertama berdarah Dayak ini mengaku akan segera memproses peralihan status atau pemutihan hutan lindung yang masuk dalam rencana perpanjangan Bandara RHA Karimun.
“Statusnya sudah tergolong DPCLS (Daerah Penting Cakupan Luas Strategis), sebenarnya proses tidak panjang. Diusahakan secepatnya,” kata Alue Dohong.
Dalam kesempatan itu, Alue Dohong juga mengaku akan mendorong terealisasinya pengembangan Bandara RHA Karimun.
Menurutnya, bandara kebangaan masyarakat Karimun tersebut sangat strategis baik dari sisi ekonomi maupun pertahanan negara.
“Bandara RHA Karimun ini sangat strategis, baik aspek ekonomi maupun pertahanan. Sehingga saya rasa pengembangan bandara ini sangat perlu agar segera bisa didarati pesawat komersial,” ujar Alue.
Sementara itu Bupati Karimun Aunur Rafiq mengucapkan terimakasih atas kunjungan yang dilakukan Wamen LHK Alue Dohong.
“Pak Wakil Menteri datang memenuhi undangan yang saya dan pak Gubernur sampaikan saat audiensi di Jakarta beberapa waktu lalu,” kata Rafiq.





