Leni mengatakan untuk narasumber kegiatan berasal dari Dinas Kesehatan Provinsi Riau dan dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Inhil.
“Jadi kita datangkan narasumber yang sudah berkompeten dari Dinkes Provinsi Riau serta dari Dinas PMD Kabupaten Indragiri Hilir yaitu tentang kebijakan desa pemberdayaan masyarakat desa tentang sanitasi total berbasis masyarakat,” ujar Leni.
Ia mengatakan. Harapan dari kegiatan desa yang menjadi lokus ini adalah menjadi desa yang ODF desa stop membuang air besar sembarangan.
“Mudah-mudahan dengan kegiatan ini nantinya petugas puskesmas yang mengikuti nantinya dapat memberikan wawasan kepada masyarakat tentang hidup bersih dan tidak buang air besar sembarangan,” pungkas Leni.
Ia mengatakan, bahwasanya masyarakat yang kebanyakan membuang air besar sembarangan disebabkan wilayah tersebut di pinggir sungai.
“Mungkin sudah kebiasaan lama, notabene wilayah Inhil sebagai daerah pesisir jadi banyak masyarakat yang membuat toilet di pinggiran sungai. Ya, dengan kita memberikan pemahaman kepada mereka mudah-mudahan kedepannya tidak ada lagi seperti itu, tetapi juga dibuatkan solusi kepada mereka dengan anggaran pembuatan jamban umum yang bersih nyaman yang ke daratan,” pungkasnya. (abd)
Baca juga: Upaya Turunkan Stunting, Dinkes Inhil Gelar Bimtek





