
Rocky Marciano Bawole memang sudah dua kali menggelar lomba cover lagu Melayu, khususnya di bulan suci Ramadhan dan ditutup dengan acara halal bihalal.
Rocky mengaku berinisiatif menggelar lomba ini agar budaya, khususnya lagu-lagu khas Melayu tidak lekang oleh panas dan tidak lapuk akibat hujan.
“Untuk mempertahankan tradisi dan budaya Melayu,” kata Rocky.
Rocky beralasan lomba cover lagu Melayu sangat tepat diadakan untuk mengisi aktivitas generasi muda di tengah pandemi COVID-19.
Lomba cover lagu Melayu ini digelar melalui platform digital dan diikuti 64 peserta kategori dewasa dan 19 peserta tingkat anak-anak.
Peserta yang berpartisipasi tidak hanya dari Pulau Karimun Besar, tetapi juga berasal dari pulau lain, seperti Pulau Moro, Kundur dan lainnya.
“Alhamdulillah, masyarakat cukup antusias mengikuti lomba ini, ke depan kita akan siapkan hadiah yang lebih istimewa lagi. Untuk para pemenang nanti kita beri kesempatan untuk rekaman kita orbitkan,” ucapnya.





