Gubernur Kepri Simak Ekspos Pengembangan PTLS Karimun dari PT Indonesia Power

Untuk itu, lanjut Ansar, karena nantinya PT Indonesia Power akan memiliki market share di Singapura, namun kebutuhan dalam negeri perlu dibicarakan terlebih dahulu. Karena ini berkaitan dengan Business to Business dengan PLN, dan nantinya porsi untuk wilayah mana yang memungkinkan secara bisnis perlu dipetakan.

“Saya akan coba undang semua PLN kita, juga perwakilan PLN pusat, akan membahas jika punya sumber energi dari Kundur, maka kita sepakati ke depan porsi-porsi kebutuhan di mana yang bisa dipenuhi, seperti di Kundur sendiri, di Karimun, dan lain-lain. Nanti akan kita minta itu dipetakan. Untuk pasar ekspor saya kira bapak-bapak sudah memiliki gambaran porsi untuk pilot project ini,” ujar Gubernur.

Bacaan Lainnya

Berkaitan dengan multiplier effect untuk masyarakat, Ansar juga menginginkan adanya gambaran pasti. Sehingga ada informasi lengkap untuk masyarakat yang bisa diberikan. Contohnya pemanfaatan tenaga kerja lokal.

“Kalau tenaga kerja lokal itu umpamanya memang mesti dilatih, kita sama-sama melatih mereka. Jangan orang dari mana-mana lagi yang datang. Sehingga angka pengangguran kita tak turun-turun walau investasi meningkat, ternyata pekerjanya dari luar semua. Kita bukan alergi dengan pekerja antar-daerah, namun potensi lokal harus diutamakan,” ungkapnya.

Total Views: 286

Pos terkait