Paravan Art Performance Hiasi HUT RI ke-76

Jogja, Jurnal Terkini – Meriahkan Dirgahayu Republik Indonesia ke 76, Paravan Art Performance, salah satu komunitas kesenian di Daerah Istimewa Yogyakarta tunjukan hasil karya terbaiknya.

Tanpa mengurangi semangat dalam menyiarkan seni di kancah lokal maupun nasional, Pertujukan karya seni yang biasanya ditampilkan secara langsung kini harus ditayangkan melalui media sosial, mengingat kondisi pandemi covid-19 masih belum selesai.

Acara Paravan Week Performance #1 tersebut mengusung tema Happening Art “Freedom” yakni dilaksanakan pada 17 Agustus 2021.

Perlu diketahui, Paravan Week Happening Art merupakan sebuah pameran yang ditayangkan secara virtual melalui video hasil dari performance art yang dibuat oleh Paravan Art Performance.

Hal itu sebagai ruang menuangkan ekspresi yang mendekat kepada disiplin performance art yang menggunakan tubuh sebagai media dalam beberapa pekan pilihan.

Kegiatan pameran video art yang berangkat dari performance, tersebut diperankan oleh 13 seniman dari berbagai daerah bahkan salah satunya berasal dari negeri sebrang yakni Kanada.

Adapun para seniman yang ikut memeriahkan dan berperan penting dalam kegiatan tersebut yaitu: Achaa (Bekasi), Afrizal Malna (Sidoarjo), Aji Suryolaksono (Yogyakarta), Chols Verde/cholis (Pasuruan), Dimas Juju (Pasuruan), David Fernandez (Bangka Belitung), Gepeng Alfin Haris (Pasuruan), Ilham Triwiastomo (Wonogiri), Jean Humaniora (Kalimantan Tengah), Laurence Beaudoinmorin (Montreal, Canada), Pupuh Romansa (Madura), Rifki Arrofik (Yogyakarta), dan WA Santos (Yogyakarta).

Mereka merupakan performance artist yang mengisi pameran Paravan week Performance.

Setiap seniman yang jadi pemeran Paravan Week Performance, dapat
mengekspresikan kegelisahan masing-masing dalam satu tematik yang diberikan, merespon dan membuat sebuah kejadian atas beberapa peristiwa kehidupan, dan dorongan kepada seniman agar tetap produktif dalam menyongsong seni, khususnya di Daerah Istimewa Yogyakarta.

Pupuh Romansa, salah satu pemeran dalam pertunjukan tersebut mengatakan bahwa kedepan pemerintah harus berupaya lebih dalam antusias dan mengapresiasi karya seni.

“Semoga masyarakat maupun pemerintah juga memperhatikan ekspresi kecil dari masyarakat dan mampu mengapresiasi. Selain itu ruang eksploratif terus berkembang dan memiliki banyak peminat untuk mengekspresikan dirinya maupun kegelisahan personal terhadap fenomena yang begitu cepat berubah. Dan berharap fenomena corona ini cepat usai dan mampu pulih dari keterpurukan yang cukup usang ini” ujarnya

Sementara itu, Cholsverde pimpinan kelompok seni tersebut berharap agar kondisi segera membaik.

“Semoga keadaan cepat kembali pulih dan sehat seperti sebelumnya. Banyak ruang dan waktu dalam keseharian yang terganggu dan terbatas. Tanpa solusi, setiap permasalahan hanya akan memunculkan kritik dan kritik lainnya” katanya dalam rilis.

Untuk Paravan Week Performance tersebut ditayangkan melalui aplikasi Instagram pada akun @paravanweek.performacce. (Fiki)

Total Views: 242

Pos terkait