Karantina Tanjungbalai Karimun Sertifikasi Ekspor 16 Ton Daging Kelapa tujuan Malaysia

Pada umumnya, ondisi ekonomi dunia melemah akibat wabah pandemi global, lanjut Willy, tetapi di pihaknya justru sebaliknya dengan datangnya eksportir kelapa baru yang menambah semangat untuk membangkitkan perekonomian dari sektor pertanian.

Berdasarkan data Karantina Pertanian TB Karimun, tercatat fasilitasi ekspor daging kelapa selama bulan Januari hingga Juni tahun 2021 sebanyak 4.006 ton dengan nilai ekonomis Rp 57,6 miliar. Hal ini meningkat sebanyak 28,76 dibanding periode sama tahun 2020 yang hanya berhasil dengan perolehan sebanyak 3.111 ton nilai ekonomis Rp. 44,31 miliar.

Bacaan Lainnya

Masih menurut Willy, pihaknya optimis dengan kehadiran eksportir kelapa baru dapat mendorong ekspor komoditas pertanian Tanjungbalai Karimun, sehingga kelapa yang merupakan komoditas yang melimpah di Karimun bisa dimanfaatkan oleh petani dan pelaku usaha untuk meningkatkan penghasilannya.

Sementara itu, Kepala Badan Karantina Pertanian (Barantan) Bambang memberikan apresiasi kepada eksportir kelapa baru tersebut.

Pasalnya, mereka dalam hal ini juga turut serta mendukung Gerakan Tiga Kali (Gratieks) supaya komoditas pertanian di Karimun terus meningkat.

Menurutnya, hal ini sejalan dengan Gerakan yang merupakan gagasan Menteri Pertanian (Syahrul Yasin Limpo, red) bahwa, mendorong pertumbuhan eksportir baru adalah merupakan salah satu langkah strategis untuk mendorong agar ekspor komoditas pertanian meningkat.

“Dengan memberikan kemudahan bagi eksportir dalam perijinan supaya proses ekspornya cepat, akan mendorong tumbuhnya eksportir baru, tentu dengan tetap menjaga kemanan dan kualitas komoditas yang diekspor sesuai dengan persyaratan negara tujuan,” jelas Bambang. (yra)

Total Views: 600

Pos terkait