Seorang Wanita Jadi Korban Penjambretan di Teluk Uma

Karimun (Jurnal) – Seorang guru ngaji bernama Nurmila (19) nyaris menjadi korban aksi jambret yang dilakukan oleh dua yang mengendarai sepeda motor, di kawasan Komplek Timah Teluk Uma, Kecamatan Tebing, pada Selasa (20/3) Siang.

Nurmila yang bekerja sebagai guru ngaji Taman Pendidikan Al-Quran (TPQ) di kawasan samping kantor DPRD Kabupaten Karimun dicegat oleh dua orang yang menggunakan kacamata hitam saat hendak pulang ke rumah seusai mengajar.

“Perasaan kayaknya saya sudah diincar dan diikutin oleh seseorang, padahal waktu itu ada yang lewat juga disitu,” ujarnya saat dihubungi media Jurnalterkini.id.

Pelaku penjambretan tersebut hendak merampas barang bawaan Nurmila yaitu sebuah tas yang ia pegang di sebelah kiri.

“Dia dari sebelah kiri langsung merampas tas saya, tapi saya pegang terus tasnya tak saya lepas, jadi tasnya tidak berhasil dia rampas,” ujarnya lagi.

Korban menyebutkan ciri-ciri pelaku pada saat hendak menjambret barang bawaan miliknya.

“Dia pakai motor Sogun, badannya seperti anak-anak remaja tapi wajahnya saya tidak tahu sebab dia pakai kacamata dan saya tidak ingat lagi karena sudah terjatuh dulu,” tambahnya.

Beruntung aksi penjambretan tersebut tidak berhasil, akan tetapi korban mengalami luka-luka di bagian kaki, pinggang, tangan dan luka di bagian keningnya yang mengakibatkan luka robek dan harus dijahit sebanyak lima jahitan.

Sementara itu Kapolsek Tebing Polres Karimun, AKP Budi Hartono membenarkan kejadian tersebut, akan tetapi pihak korban tidak melaporkan kejadian tersebut ke pihak berwajib.

“Iya ada, seorang wanita dijambret tadi sekitar jam 10.30 WIB, tapi korban tidak membuat laporan, korban juga mengalami luka-luka, dan ada luka yang harus dijahit, akan tetapi korban sudah dibawa ke RSBT Karimun untuk diobati,” ujarnya saat dihubungi.

Total Views: 183

Pos terkait