Karimun (Jurnal) – Gubernur Kepulauan Riau, Nurdin Basirun meresmikan Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) Bukit Carok berkapasitas 17 Megawatt, yang terletak di Kecamatan Tebing, Kabupaten Karimun, Sabtu (03/3).
Peresmian mesin pembangkit listrik tersebut dilakukan di PLTU Tanjung Sebatak, Kecamatan Tebing.
Gubernur Kepulauan Riau Nurdin Basirun mengatakan bahwa listrik merupakan kebutuhan pokok masyarakat dan kewajiban PLN untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
“Listrik ini bisa dikatakan merupakan kebutuhan pokok bagi masyarakat jadi pihak PLN wajib untuk memenuhi kebutuhan listrik bagi masyarakat,” ujar orang nomor satu di Kepulauan Riau ini.
Jika pihak PLN nantinya mengalami kendala saat memberikan pasokan listrik, maka pemerintah akan membantu untuk memenuhi kebutuhan tersebut.
“Pemerintah daerah akan membantu PLN apabila ada kendala untuk memberikan pasokan listrik kepada masyarakat. PLN kedepannya juga berupaya lebih mempersiapkan diri guna memenuhi kebutuhan masyarakat,” tambahnya.
Sementara itu, Direktur Bisnis Regional Sumatera PT. PLN (Persero), Wiluyo Kusdwiharto dengan ditambahnya pasokan listrik berkapasitas 17 Megawatt akan memenuhi kebutuhan listrik di Karimun mencapai 42.000 KwH.
“Dengan adanya peresmian 17 MW, sehingga pasokan listrik di Kabupaten Karimun menjadi 42.000 Kw. Sedangkan untuk beban puncak Kabupaten Karimun saat ini sebesar 25.500 Kw, sehingga tersisa daya 17.000 Kw,” katanya.
Ia juga menambahkan bahwa untuk kendala yang terjadi saat ini adalah pada saat sedang terjadinya cuaca ekstrim, maka listrik harus dipadamkan.
“Untuk kendala masalah listrik biasanya jika ada petir dan cuaca ektrim maka mesin harus dimatikan dan terjadilah pemadaman listrik,” tutupnya.





