Meranti (Jurnal) – Dewan Eksekutif Mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Nurul Hidayah Selatpanjang mengadakan kegiatan upgrading dan leadership atau pelatihan kepemimpinan dan keorganisasian demi menciptakan regenerasi pemuda yang lebih baik, Jumat (23/2).
Dengan menghadirkan empat orang narasumber dalam pelatihan kepemimpinan tersebut. Ketua Panitia Penyelenggara Muzakar Salim berharap kegiatan yang dilaksanakan ini dapat menghasilkan pemimpin-pemimpin yang berkualitas.
“Acara ini bertujuan untuk menjembatani para mahasiswa bagaimana semestinya menjadi seorang pemimpin dan saya sangat berharap agar hal ini dapat mencetak pemimpin yg lebih berkualitas kedepannya,” kata Muzakar.
Hal senada juga di sampaikan Ketua STAI Nurul Hidayah Selatpanjang Syukron Darsyah, bahwa kegiatam tersebut dapat menjadi penyegaran bagi struktur organisasi.
“Ini merupakan salah satu kegiatan kemahasiswaan yang melatih bagaimana kepemimpinan dan penyegaran struktur organisasi mahasiswa,” tutur Syukron.
Muzammil Baharudin selaku narasumber dan juga merupakan Ketua Lembaga Adam Melayu (LAM) Kabupaten Kepulauan Meranti memberi kekuatan kepada para mahasiswa terutama masalah mental dan tanggung jawab.
“Kegiatan upgrading leadership ini sangat bermanfaat untuk mahasiswa, pemimpin yang besar itu lahir dari mental yang kuat, teruji dengan kondisi sesulit apapun,” papar Muzamil.
Ia juga menjelaskan tentang beratnya tanggung jawab sebagai pemimpin.
“Semua kita adalah pemimpin dan semua pemimpin itu akan diminta pertanggungjawaban dari apa yang dipimpin. Sebagai perguruan tinggi Islam, kita sudah punya contoh yang terbaik yakni Nabi Muhammad SAW. merupakan pemimpin No 1 yang wajib kita teladani,” tambahnya.
Kegiatan tersebut dilaksanakan selama dua hari, dengan narasumber, Wakil Kerua DPRD Kepulauan Meranti Muzamil Baharudin, Anggota DPRD Edi Masyhudi, Ma’ruf Syafi’i, juga tokoh muda Saddam Dewana. (Khairul Zaman)





