“Kita minta pengawasan lebih diperketat, mengingat terdapat laporan warga ada pasien positif yang kedapatan keluar rumah,” ujarnya.
Langkah selanjutnya, Bupati akan menyiapkan ruang isolasi terpusat bagi pasien Covid-19 di lima kecamatan, diantaranya Kecamatan Kundur, Kundur Barat, Kundur Utara, Belat dan Ungar.
“Langkah keempat, kita meminta agar dilakukan pembatasan jumlah penumpang di pelayaran antar pulau atau hinterland, agar kapal penumpang tidak melebihi kapasitas sebesar 75 persen dari kemampuan daya tampung,” kata Bupati.
Bupati Rafiq menjelaskan, langkah kelima yang dikeluarkan oleh pihaknya, menyangkut dengan bagaimana memfasilitasi pasien Covid-19 yang menjalani isolasi mandiri di rumahnya masing-masing.
“Kita akan refocusing anggaran mengenai masalah bantuan untuk makanan atau sembako bagi pasien yang diisolasi, selain dari pemerintah, kita juga menyambut baik apabila ada donatur yang ingin memberikan bantuan ke pasien tersebut,” jelas Bupati.
Langkah terakhir, Bupati mengimbau agar masyarakat Karimun mulai Senin (17/5/2021), untuk dapat datang secara mandiri ke puskesmas masing-masing.
Pasalnya, pihaknya akan mengadakan vaksinasi secara massal di masing – masing puskesmas. Mengingat, stok vaksin yang dimiliki saat ini sebanyak 2 ribu vial atau dosis.
“2 ribu vial vaksin ini dapat diberikan ke 20 ribu masyarakat Karimun,” ucap Bupati Karimun. (yra)





