Selain bocor jantung, menurut Julianti, Putri Balqis Alisyah juga harus segera dioperasi jantung. Penyakit itu baru diketahui setelah dia dibawa berobat ke puskesmas dan rumah sakit di idi Rayeuk serta dirujuk ke RSUZA Banda Aceh sekitar dua bulan lalu.
“Sebelumnya kami tidak tahu dan sempat berobat ke dokter biasa hingga berobat di kampung, tetapi lama kelamaan sakitnya semakin parah dan dirujuk ke Banda Aceh sehingga baru kami ketahui,” jelasnya.

Menurut istri Erwin biaya pengobatan putri selama di RSUZA Banda Aceh gratis,dan kondisi anaknya berlangsung membaik dari sebelumnya.
Meski kondisinya membaik, tetapi Putri harus di-check up rutin setiap dua pekan sekali di RSUZA Banda Aceh dan menurut dokter itu harus dilakukan rutin sampai putrinya sembuh.
Karena keterbatasan biaya selama di Banda Aceh, Julianti sempat meminta agar check up ini dikurangi menjadi satu kali dalam sebulan tetapi tidak diperbolehkan dan dianjurkan segera operasi jantung.
Jika ada dermawan yang ingin mengulurkan tangan meringankan beban keluarga kurang mampu ini maka dapat menghubungi di nomor handphone:0853-6017-8219, ibu dari Putri Balqis Alisyah
Julianti juga mengucapkan terima kasih kepada pihak gampong setempat dan pekerja sosial yang sebelumnya telah membantunya ketika anaknya dirawat di RSUZA Banda Aceh pada 2019. (rilis)
Baca juga: Diduga Terbawa Arus, Bocah 4 Tahun Ditemukan Tewas di Karimun





