Aceh Timur, JurnalTerkini.id – Seorang balita bernama putri Balqis Alisyah (3 tahun) asal Gampong (desa) Blang Geulumpang, Kecamatan Idi Rayeuk Kabupaten Aceh Timur membutuhkan bantuan para dermawan, sebab ia menderita bocor jantung sejak usia tiga bulan dan berasal dari keluarga kurang mampu.
Putri pasangan Erwin dan Julianti ini sudah berkali-kali untuk cek medis ke Rumah Sakit Umum Zainal Abidin (RSUZA) Banda Aceh, setidaknya sekali dalam dua pekan atau dua kali dalam sebulan.
“Seharusnya ini yang keempat kalinya check up ke RSUZA Banda Aceh, tetapi karena kami keterbatasan biaya maka baru dua kali kami bawa,” kata Julianti di desanya didampingi tetangganya Senin siang (15/2/2021) dan pada saat itu suaminya sedang ke laut.
Julianti sudah dua kali menunda pemeriksaan medis Putri Balqis Alisyah dari yang seharusnya dianjurkan dokter, meski khawatir kondisi bayinya, dia mengaku pasrah karena keterbatasan biaya.

Erwin dan Julianti memiliki satu anak ini kesulitan memperoleh uang hingga lebih dari Rp700 ribu setiap sekali jalan untuk biaya transportasi dan biaya pendamping saat anak pertamanya itu dicheck up di RSUZA Banda Aceh, yang terkadang harus menginap karena menunggu antrean. Meskipun untuk biaya check up ini gratis.
Di sisi lain, Erwin yang bekerja sebagai nelayan ini juga harus menanggung kebutuhan lainnya seperti popok bayi hingga susu, belum lagi untuk biaya lainnya.
Mereka membutuhkan uluran tangan dermawan untuk biaya membawa anaknya berobat secara rutin dan mereka berharap anaknya itu sembuh dan bisa bermain seperti anak-anak lainnya.
Baca juga: Kisah Pilu Diana, Bocah di Karimun 8 Tahun Hidup Tanpa Anus





