Sempat baku tembak 30 menit, DPO Penganiayaan Ketua IWO Banyuasin Tewas Didor

Banyuasin, JurnalTerkini.id – Sempat baku tembak selama sekitar 30 menit, RN buronan atau DPO penganyiaan Ketua Ikatan Wartawan Online Banyuasin, Sumatera Selatan tewas didor polisi.

RN (27) merupakan Pihak Keamanan salah satu penambang pasir di Kecamatan Rantau Bayur Banyuasin, diduga melakukan penganiayaan terhadap Ketua IWO Banyuasin Deni Irawan saat melakukan tugas peliputan pada 2020 yang lalu.

Bacaan Lainnya

Kapolres Banyuasin AKBP Imam Tarmudi menyebutkan, RN tewas dalam baku tembak sekitar 30 menit dengan personel Satreskrim pada Rabu (4/2/2021) dini hari pukul 04.00 WIB.

Imam Tarmudi dalam pers rilisnya menyampaikan bahwa, sesuai dengan presisi (perintah Kapolri) siap akan menindaklanjuti laporan masyarakat tentang tindak pidana kriminal yang meresahkan masyarakat, maka Polres Banyuasin merespon dan menanggapi aduan yang meresakan masyarakat ini.

“Sesuai perintah dan program Kapolri, Polres Banyuasin siap menindaklanjuti laporan kriminal yang meresakan masyarakat dengan harapan tingkat kriminal di Indonesia bisa berkurang,” katanya.

Penangkapan terhadap RN di rumahnya dipimpin langsung Kasatreskrim Polres Banyuasin AKP M Ikang Ade Putra, bersama tim dari Unit I Pidum.

Saat hendak ditangkap RN melakukan perlawanan dengan menembaki anggota membabi buta, sehingga salah satu anggota Satreskrim Yudiansyah, tertembak, sehingga terjadilah baku tembak antara aparat dan RN, yang menyebabkan RN Tewas. Korban diketahui meninggal dunia setelah paginya karena dia sempat melarikan diri dengan menceburkan diri ke sungai.

“Ya, terjadi baku tembak ketika kami hendak melakukan penangkapan. RN menembaki anggota kami salah satu rekan kami Yudiansyah terkena tembakan, yang mengenai rompi anti pelurunya dan mengalami cedera di lengannya, sedangkan RN tewas diketahui pagi harinya karena sempat melarikan diri terjun ke sungai di samping rumahnya,” ujar Kasat Reskrim AKP M Ikang Ade Putra.

Total Views: 365

Pos terkait