Nantinya, kata dia, subsidi itu akan langsung masuk ke rekening petani itu sendiri dengan proses jual beli melalui lima agen yang sudah ditentukan oleh pihaknya.
“Untuk memudahkan pembayarannya secara elektronik itu nanti bisa lewat EDC. Jadi, dapat mengurangi risiko kalau membawa uang,” jelas Rahmat.

Iqbal, salah seorang petani mengucapkan terimakasih kepada pemerintah daerah usai menerima kartu tani tersebut.
Menurutnya, hal tersebut menunjukkan bahwa pemerintah peduli terhadap para petani khususnya menjaga ketahanan pangan ditengah pandemi COVID-19.
“Kartu tani ini tentunya sangat dibutuhkan sebagai syarat untuk nerima pupuk subsidi dan bantuan lainnya, semoga pemerintah kedepannya dapat tepat sasaran dalam memberi bantuan kepada petani,” kata Iqbal. (yra)





