Perihal penyebab robohnya penahan abrasi tersebut. Anggi memastikan karena faktor cuaca bukan karena kelalaian ataupun bangunan yang dibuat tidak sesuai standar.
Menurutnya, dalam setiap pembangunan yang dilakukan PT Timah harus sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.
“Kami mengklarifikasi bangunan itu dibuat bukan asal jadi, tapi memang sudah ada standarisasi kelayakan dan ketahanan bahan dan sudah melalui perhitungan yang matang. Penahan abrasi nya tidak rusak cuma roboh saja, dan ini sudah selesai diperbaiki,” sambungnya.
Dengan rampungnya penahan abrasi tersebut. Dirinya berharap agar dapat kembali memberi dampak positif terhadap masyarakat guna menahan abrasi ke pinggir pantai.





