Sosialisasi LSI-KM Kecamatan Rangsang, di gedung serbaguna Desa Tanjung Samak Kecamatan Rangsang, Rabu (10/9) yang dihadiri oleh kepala desa serta unsur pemerintah se-Kecamatan Rangsang, juga kepala sekolah maupun tokoh pemuda dan tokoh masyarakat serta Polsek Rangsang.
Camat Rangsang Joko SS melalui Sekcam Rangsang Norman SH mengatakan, Pemerintah Kecamatan Rangsang berharap kepada Lembaga Survei Independent Kepulauan Meranti ini bisa menambah dan berperan aktif mendukung pembangunan di wilayah rangsang,
“Kita minta Lembaga ini terus mendukung kebijakan dan pembinaan kepada seluruh unsur yang ada di wilayah ini, dalam mensukseskan pembangunan, di samping itu juga lembaga ini diharapkan benar-benar turut melakukan pembinaan terhadap aparatur yang ada,” katanya.
Kapolsek Rangsang AKP Syamsueri mengatakan, “Kami berbangga dan menyambut baik kehadiran LSI-KM di Kecamatan Rangsang, juga diharapkan menjadi perpanjangan tangan pemerintah dan aparat dalam mensukseskan pembangunan, lembaga ini tujuannya sama dengan lembaga yang ada untuk bersinergi dalam mengisi pembangunan,” katanya.
Jika dalam perjalanannya, lembaga ini dalam menjalankan kinerjanya di lapangan menemukan sesuatu yang bermanfaat, maka itulah tujuan lembaga ini berdiri di tengah-tengah kita, selain itu jika menemukan persoalan baik itu tentang pelanggaran hukum, mohon sekiranya dilakukan koordinasi dengan seluruh unsur terkait guna ditindaklanjuti dan diselesaikan dengan baik, katanya.
Sementara itu, Buyung Ketua Dewan Pimpinan Pusat LSI-KM mengatakan, lembaga yang ia pimpin berdiri pada Desember 2013 di Kota Selatpanjang, tujuannya untuk membantu kinerja elemen di daerah ini demi terlaksananya pembangunan.
“Semua yang ada di wilayah kerja kita semuanya adalah mitra kerja sama dengan tujuan bersama dalam mengisi pembangunan,” katanya.
Rudi Tanjung, Tim Ahli LSI-KM dalam penyampaiannya menjelaskan, ada relevansi dalam sistem kita untuk membangun daerah, maka dibutuhkan tanggung jawab semua pihak, sehingga LSI-KM berdiri dilandasi rasa keprihatinan atas kondisi yang ada, khususnya masalah korupsi.
Organisasi akan besar jika aktifisnya bekerja secara baik, LSI Ini muncul untuk menampung seluruh bentuk aspirasi masyarakat di Meranti, tujuannya untuk menampung aspirasi masyarakat, punya komitmen dalam mendukung suksesnya pembangunan di wilayah ini.
“Kita berharap masyarakat Meranti, khususnya para mahasiswa agar merubah mindset, mari tanamkan rasa tanggung jawab atas pembangunan yang terjadi di wilayah ini. Hilangkan mental korupsi,” tegasnya.
Sumarno peserta seminar guru sekolah dasar(SD), dalam acara tersebut sempat menanyakan jaminan indepedensi lembaga ini, “Kami berharap adanya kegiatan yang nyata, jangan sampai wacana, jadi kedepannya kami berharap ada pergerakan yang nyata, sehingga masyarakat akan semakin mengenal lembaga ini, bukan kayak lembaga yang lazimnya ada lenyap ditelan waktu,” katanya. (Isk)





