Kepala BNN Resmikan Ruang Sekretariat Tim Asesmen Terpadu

Sementara itu, Direktur Tindak Pidana Narkotika dan Zat Adiktif Lainnya Kejaksaan RI, Darmawel Aswar, SH.,MH. menyatakan apresiasinya atas peresmian ruang sekretariat ini yang ia nilai nyaman. Menurutnya, ruang yang bagus dan nyaman dinilai dapat membuat pemikiran juga semakin baik.

Di hadapan Kepala BNN, ia mengatakan bahwa TAT adalah rumah dari rehabilitasi proses hukum. Ketika terjadi penangkapan, maka penyidik tinggal menyerahkan saja kepada TAT.

Bacaan Lainnya

“Biarkan TAT yang bekerja, jangan biarkan kita memberikan tafsiran di ranah kita,” kata Darmawel.

Banyak dinamika yang terjadi di lapangan, seperti, ada tersangka yang ditest urine negatif, tapi ada barang bukti dengan jumlah tertentu. Untuk hal seperti ini, anggota TAT dari tim medis pasti memiliki keahliannya sehingga dapat menggali, apakah memang orang tersebut murni penyalahguna narkoba atau bukan.

Sebelum peresmian ini dilakukan, Direktur Wastahti, Drs. Setija Junianta, SH.,M.Hum yang juga menjabat Ketua TAT Pusat menggelar diskusi tentang evaluasi TAT bersama dengan perwakilan dari Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Dit Narkoba Polda Metro Jaya dan Kejaksaan Agung Republik Indonesia. (Rilis)

Total Views: 344

Pos terkait