Bupati Harapkan BUMD Tingkatkan Kontribusi PAD

Bupati Karimun Aunur Rafiq mengharapkan dua Badan Usaha Milik Daerah, yaitu Badan Usaha Pelabuhan dan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Karimun meningkatkan kontribusi untuk pendapatan asli daerah (PAD).

Karimun (Jurnal) – Bupati Karimun Aunur Rafiq mengharapkan dua Badan Usaha Milik Daerah, yaitu Badan Usaha Pelabuhan dan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Karimun meningkatkan kontribusi untuk pendapatan asli daerah (PAD).

“Direktur BUP dan PDAM saya tugaskan untuk menggali dan mengembangkan usaha sehingga dapat meningkatkan kontribusinya untuk PAD,” kata Aunur Rafiq kepada Jurnal, usai melantik Indrawan Susanto sebagai Direktur BUP dan Indra Santo sebagai Direktur PDAM Tirta Karimun di Gedung Nasional, Tanjung Balai Karimun, Kamis.

Dua BUMD tersebut, menurut bupati, sangat strategis dalam menggali potensi daerah untuk PAD. BUP menggali sektor jasa kemaritiman, seperti pelabuhan untuk kas daerah, sedangkan PDAM meningkatkan jumlah pelanggan air bersih.

Namun demikian, dua BUMD itu diharapkan lebih dulu meningkatkan kualitas pelayanan publik mengingat usaha yang dijalani bersentuhan langsung kepentingan masyarakat.

Bahkan, dia menekankan agar Direktur PDAM Tirta Karimun mengentaskan krisis air bersih yang sudah berlangsung sejak Karimun berstatus kabupaten. Warga terpaksa mengandalkan air lori karena pasokan air yang sebelumnya dikelola Perusda sering terhenti, terutama saat kemarau.

“Tahun ini saya harapkan volume pasokan air bersih mencapai 50 liter per detik, dan tiga tahun ke depan krisis air dapat teratasi,” kata dia.

Pemkab Karimun, menurut dia, telah menyediakan anggaran sebesar Rp7 miliar, meski dipotong dari rencana Rp15 miliar akibat defisit anggaran, untuk peningkatan pasokan air bersih salah satunya dengan menghubungkan beberapa waduk sebagai sumber pasokan air PDAM.

Selain itu, Satker Kementerian Pekerjaan Umum juga mengalokasikan anggaran Rp23 miliar untuk pembangunan instalasi air dari waduk Pongkar dan akan dihubungkan dengan waduk Bati yang dikelola PDAM.

“Instalasi air di Waduk Pongkar dengan dana Satker Kementerian PU sudah mulai dikerjakan, kami harapkan bisa secepatnya dihubungkan dengan waduk Bati,” ucap Aunur Rafiq. (rdi)

Total Views: 199

Pos terkait